Peristiwa Daerah

Kue Kamir Banyak Diburu Warga Pemalang

Jumat, 28 Juni 2024 - 03:10 | 15.60k
Salah satu pedagang kue kamir di dekat pasar Bojongbata sedang melayani pembeli. (Foto: Ragil/TIMES Indonesia)
Salah satu pedagang kue kamir di dekat pasar Bojongbata sedang melayani pembeli. (Foto: Ragil/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PEMALANG – Sentra kuliner klasik di Provinsi Jawa tengah salah satunya adalah kabupaten Pemalang dengan aneka rupa bentuk dan rasa jajanannya.

Kue Kamir menjadi salah satu camilan khas kota berjuluk pusere jawa ini. Sejak dahulu hingga sekarang eksistensinya terus bertambah jumlah penggemarnya. Hal ini dibuktikan dengan semakin bertambahnya outlet jajanan kue kamir di toko kue dan jajanan yang ada di dalam kota. Seperti yang berada di Jalan Sudirman,  jalan Ahmad Yani, Pusat Kuliner Pelutan serta di pasar pasar tradisional yang  ada.

Kue-Kamir-2.jpg

Kue berbentuk bulat dan tebal serta berwarna coklat kehitam hitaman ini menawarkan sensasi varian rasa seperti rasa coklat, strawberry, tape dan original klasik. Dari beberapa varian rasa original klasik lah yang banyak di sukai. 

Anto (45), salah satu penjual Kue Kamir Arab di pasar Tradisional Bojongbata, Pemalang Kota mengaku jika dirinya berjualan Kue Kamir Arab sudah 5 tahun. "Sejak 2018 awal saya sudah jualan disini, alhamdulillah omset bagus bisa sampai 700 ribu dari pagi sampai siang," kata Anto.

Kue Kamir Arab ini selain digemari warga lokal Pemalang juga banyak warga luar daerah yang melintas di Pemalang membeli kue tersebut.

Kue-Kamir-3.jpg

Salah satunya adalah Diyah, warga Semarang. Setiap kali melewati kota Pemalang dirinya membeli kue ini sebagai oleh - oleh. "Rasanya enak empuk, gurih dan bisa bertahan sampai satu minggu lamanya," tutur Diyah. 

Kue dari olahan tepung terigu di campur dengan berbagai rempah rempah ini sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda. Menurut informasi, kue ini dahulu pertama kali diperkenalkan oleh warga Pemalang keturunan Arab. Ada sedikit persamaan antara kue kamir dengan kue Maryam, hanya kue kamir lebih tebal.

Di kalangan masyarakat Pemalang, ada ungkapan yang berkembang bagi siapa saja jika belum makan kue kamir artinya belum sampai kota Pemalang. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES