Peristiwa Daerah

BHS Dorong Konektivitas Kereta Api dengan Pelabuhan Laut dan Penyeberangan di Banyuwangi

Sabtu, 29 Juni 2024 - 16:00 | 50.58k
Anggota DPR-RI terpilih periode 2024-2029, Bambang Haryo Soekartono saat melakukan kunjungan kerja di Stasiun Ketapang, Banyuwangi. (Foto: Tim BHS for TIMES Indonesia)
Anggota DPR-RI terpilih periode 2024-2029, Bambang Haryo Soekartono saat melakukan kunjungan kerja di Stasiun Ketapang, Banyuwangi. (Foto: Tim BHS for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Masa tunggu pelantikan sebagai Anggota DPR-RI terpilih periode 2024-2029 yang kurang tiga bulan lagi, dimanfaatkan Bambang Haryo Soekartono (BHS) untuk melakukan kunjungan kerja di Stasiun Ketapang, Banyuwangi.

Kunjungan tersebut bertujuan menyerap sejumlah permasalahan yang harus diselesaikan dan menjadi agenda ke depan saat menjabat sebagai Anggota DPR RI. Dalam kunjungannya, BHS disambut langsung Kepala Stasiun Ketapang Efandi.

BHS ingin mengetahui langsung jumlah kereta api yang menuju ke Banyuwangi sekaligus melihat fasilitas stasiun. Meliputi ruang tunggu penumpang maupun daya tampung rel.

Sebab wilayah ini dinilai sangat potensial dan strategis sebagai konektivitas baik ke pelabuhan laut atau ke pelabuhan penyeberangan sampai ke Indonesia Timur.

"Konektivitasnya bisa logistik atau penumpang, Stasiun Ketapang ini juga, merupakan stasiun yang sangat strategis apalagi membawa nama baik Indonesia, karena begitu banyak turis mancanegara yang menggunakan kereta api. Apalagi Selat Bali adalah merupakan jalur ALKI," terang BHS, Sabtu (29/6/2024).

Dikatakan BHS, adanya keinginan daripada kepala stasiun yang ingin merealisasikan dari dulu pembangunan skybridge yang jaraknya sekitar 150 meter menuju ke penyeberangan Ketapang.

"Ini, bisa difasilitasi penutup untuk penumpang kereta api agar tidak kehujanan ataupun kepanasan menuju ke pelabuhan penyeberangan atau sebaliknya” imbuh Anggota Dewan Pakar DPP Partai Gerindra itu.

Kemudian, permintaan tambahan kereta dari Malang ke Banyuwangi atau sebaliknya bermanfaat untuk mengantisipasi rangkaian kereta ekonomi.

Sebab saat ini sudah overload, sehingga masyarakat menginginkan adanya tambahan kereta api atau trainset, satu rangkaian dengan kelas ekonomi premium dan eksekutif.

"Diharapkan bisa segera di realisasikan," kata BHS.

BHS juga kembali berkeinginan, agar Stasiun Ketapang Banyuwangi juga bisa untuk menampung logistik yang terkoneksi dengan pelabuhan laut maupun kawasan industri yang baru dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi sehingga perlunya segera dilengkapi tempat penumpukan kontainer dan alat angkatnya.

"Maka diharapkan Stasiun Ketapang Banyuwangi bisa dimanfaatkan maksimal untuk kepentingan logistik maupun penumpang," ungkap BHS. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES