Peristiwa Daerah

Rektor UB Prof Widodo Terkejut saat Foto Wisuda S1-nya Tampil Dalam Pemeran Kearsipan

Sabtu, 29 Juni 2024 - 18:51 | 18.19k
Rektor UB Prof Widodo saat menerima foto arsip wisuda S1-nya dari Unit Kearsipan UB dalam pameran kearsipan, Sabtu (29/6/2024). (FOTO: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)
Rektor UB Prof Widodo saat menerima foto arsip wisuda S1-nya dari Unit Kearsipan UB dalam pameran kearsipan, Sabtu (29/6/2024). (FOTO: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Gelaran wisuda monumental Universitas Brawijaya (UB) sejak zaman dahulu terpajang rapi di halaman gedung Auditorium UB, Sabtu (29/6/2024).

Mulai dari gelaran wisuda pertama UB pada tahun 1970 hingga tahun 2024 ini, foto-foto itu sengaja ditampilkan dalam Pameran Kearsipan dengan tema Wisuda Dalam Arsip yang digelar oleh Unit Kearsipan UB.

Dari sekian arsip foto, video, hingga piala yang dipajang, ada satu dokumen yang paling menarik perhatian. Dalam pameran tesebut, Unit Kearsipan UB memajang foto Rektor UB, Prof Widodo saat menjalani wisuda jenjang sarjananya di UB pada tahun 1988. Foto yang sangat jarang orang tahu dan menjadi kenangan berharga.

Unit-Kearsipan-UB.jpg

Prof Widodo pun terkejut melihat foto tersebut. Dia tak menyangka unit kearsipan berhasil mendapatkan moment berharga tersebut, dan menyimpanya dengan rapi. Pria lulusan S1 jurusan Biologi itu mengaku bahwa dirinya sendiri sudah puluhan tahun tidak melihat potret tersebut.

"Saya juga surprise. Ternyata foto zaman  saya waktu diwisuda juga ada fotonya. Itu saya sudah tidak melihat puluh-puluh tahun lah kira-kira. Saya kira ini kerja yang luar biasa bagus. Dan ini menunjukkan bahwa kearsipan itu juga bergerak ya bergerak dinamis mengikuti perkembangan teknologi," ucapnya.

Dia pun mengapresiasi Unit Kearsipan UB yang telah berhasil mengabadikan setiap sejarah yang terjadi di Kampus Biru tersebut. Harapanya kedepan, dengan kemajunan teknologi seluruh dokumen berharga milik UB bisa disimpan dalam bentuk digital, sehingga tidak rusak dimakan waktu.

"Saat ini sudah 70 persen arsip sudah dalam bentuk digita. Dan kita akan terus support teknologi yang diperlukan," pungkasnya.
Kepala Sub divisi Tata Usaha dan Kearsipan UB, Rizki Mustafani menerangkan, pameran ini menjadi bagian dari peringatan Hari Kearsipan Nasional yang ke-53.

"Ini menjadi momentum yang tepat bagi Unit Kearsipan untuk merefleksikan kembali perjalanan pendidika melalui perspektif arsip," ucapnya.

Pameran ini dibarengkan dengan gelaran wisuda yang digelar di UB. Sehingga para wisudawan, orangtua, dan pihak lainya bisa mengetahui perjalan  pelaksanaan wisuda di UB dari zaman dahulu hingga sekarang. Rizki melanjutkan, bahwa ada beberapa arsip yang masih baru yang juga ditampilkan dalam pameran tersebut.

"Seperti wisuda mahasiswa difabel yang ada di UB, yang itu menjadi moment berharga juga kami tampilkan," kata dia.

Menurutnya, Unit Kearsipan menjadi bagian yang sangat penting untuk menyimpan setiap potret perjalan sebuah instansi pendidikan ataupun negara. Sehingga dengan adanya pameran ini, pihaknya berharap orang-orang bisa lebih mengenal UB dari perjalanan yang telah mereka lalui, utamanya di tema Wisuda. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES