Peristiwa Daerah

Ratusan Pendekar Silat Berlaga di Atas Pasir Boom Marina Banyuwangi

Minggu, 30 Juni 2024 - 05:33 | 13.96k
Pendekar silat adu ketangkasan di Kompetisi Silat Pantai 2024 di Boom Marina Banyuwangi. (FOTO: Fazar Dimas/TIMES Indonesia).
Pendekar silat adu ketangkasan di Kompetisi Silat Pantai 2024 di Boom Marina Banyuwangi. (FOTO: Fazar Dimas/TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Riuh tepuk tangan menggema di Pantai Boom Marina Banyuwangi, Jawa Timur, pada Sabtu (29/6/2024). Sorak-sorai penonton mewarnai pertarungan sengit 305 pendekar silat dari berbagai penjuru Indonesia yang memperebutkan medali bergengsi dalam Kompetisi Silat Pantai 2024.

Ajang ini menjadi festival seni bela diri yang tak hanya memamerkan ketangguhan para pesilat, tetapi juga keindahan alam Banyuwangi yang memukau. Para pesilat berlaga di atas hamparan pasir berlatar Pulau Bali.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, yang turut hadir dalam acara ini, mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme para peserta dan kemeriahan kompetisi. 

"Terima kasih kepada adik-adik yang telah ikut serta berkompetisi di Silat Pantai. Seperti peserta dari luar daerah dengan antusias yang begitu besar. Semoga event pencak silat pantai selalu memotivasi para atlet dan selalu menjadi cabang olahraga favorit di Indonesia," kata Ipuk, Minggu (30/6/2024).

Semangat para pesilat tak diragukan lagi. Mereka bertanding dengan penuh semangat dan sportifitas, menampilkan gerakan-gerakan silat yang memukau dan penuh tenaga. Teriakan "Haiiiit!" menggema di arena pertandingan, membakar semangat para pesilat dan penonton.

Ketua Panitia Silat Pantai, Mohammad Agung Pramana, mengungkapkan rasa syukur atas kesuksesan event ini.

"Tidak menyangka untuk event pertamakali yang kami selenggarakan tembus 305 peserta. Kami berharap, dengan event seperti ini dapat menjadi ajang silaturahmi para pendekar," ungkap Agung.

Kompetisi Silat Pantai 2024 tak hanya menjadi ajang adu jurus, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi para pecinta pencak silat. Di sela-sela pertandingan, para pesilat saling bertukar ilmu dan pengalaman, mempererat persaudaraan antar sesama pesilat.

Selain itu, Silat Pantai 2024 menjadi bukti kekayaan budaya dan keindahan alam Indonesia. Perpaduan antara seni bela diri, budaya, dan panorama alam Banyuwangi yang memukau, menjadikan event ini sebagai pengalaman tak terlupakan bagi para peserta, penonton, dan seluruh pecinta pencak silat di Indonesia. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES