Peristiwa Daerah

TKI Asal Ngantang Malang Meninggal Diduga Tenggelam di Pantai Nomi Jepang

Minggu, 30 Juni 2024 - 16:15 | 21.64k
Proses evakuasi TKI asal Malang yang diduga meninggal usai tenggelam di pantai Jepang. (FOTO: Tangkapan Layar/Ist)
Proses evakuasi TKI asal Malang yang diduga meninggal usai tenggelam di pantai Jepang. (FOTO: Tangkapan Layar/Ist)

TIMESINDONESIA, MALANG – Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Malang dilaporkan meninggal dunia usai diduga tenggelam di pantai kawasan Nomi, Ishikawa, Jepang. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (29/6/2024) kemarin malam.

Dari informasi yang diterima, TKI tersebut bernama Erik Kurniawan (23) asal Dusun Ngramban, Desa Banturejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Laporan itu turut dibenarkan oleh Camat Ngantang, Eno Imam Safari.

"Benar, itu warga Desa Banturejo, Kecamatan Ngantang," ujar Imam, Minggu (30/6/2024).

Ia mengungkapkan, awalnya ia mendapat informasi ada salah satu TKI asal Ngantang, Kabupaten Malang meninggal di Jepang. Kemudian, Imam pun mencoba memastikan kabar tersebut dengan mengkonfirmasi kepada pihak keluarga.

"Tadi saya dapat informasi dan juga memastikan ke keluarga. Ternyata, keluarganya sudah tahu tadi pagi. Ini nunggu proses pemulangan jenazah saja," ungkapnya.

Saat ditanya soal kronologi, Imam mengaku belum bisa memastikan secara detail. Namun, jika dilihat dari video yang beredar, evakuasi terjadi di sebuah pantai kawasan Nomi, Ishikawa, Jepang.

Dalam video tersebut, terlihat sejumlah personel diterjunkan di area hampir tengah laut untuk mengevakuasi korban.  "Informasi terakhir, dia mandi atau mancing (di pantai), tapi kepastiannya masih belum tahu," katanya.

Sementara, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo membenarkan peristiwa tersebut.

Saat ini, pihaknya sedang berkomunikasi dengan Disnakertrans Provinsi Jatim untuk melakukan proses pemulangan jenazah ke Kabupaten Malang. "Disnakertrans Provinsi Jatim siap membantu memfasilitasi mobil ambulans dari Bandara Surabaya ke rumah duka," ucapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES