Peristiwa Daerah

Kronologi Pebulutangkis Muda China Meninggal saat Bertanding di Yogyakarta

Senin, 01 Juli 2024 - 14:14 | 12.09k
Pebulutangkis muda China, Zhang Zhi Jie, meninggal dunia setelah kolaps di lapangan saat bertanding dalam kompetisi Badminton Asia Junior Championship (BAJC) 2024 yang digelar di Yogyakarta, Minggu (30/6/2024). (FOTO: Tiktok/kita.badminton)
Pebulutangkis muda China, Zhang Zhi Jie, meninggal dunia setelah kolaps di lapangan saat bertanding dalam kompetisi Badminton Asia Junior Championship (BAJC) 2024 yang digelar di Yogyakarta, Minggu (30/6/2024). (FOTO: Tiktok/kita.badminton)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTAPolresta Yogyakarta melakukan penyelidikan penyebab meninggalnya atlet Asia Junior Championship asal China yang meninggal saat bertanding di Gor Amongrogo, Yogyakarta pada Minggu (30/6/2024) malam.

Adapun identitas atlet yang meninggal berjenis kelamin laki-laki bernama Zhang Zhi Jie berusia 17 tahun.

"Saat ini kami masih melaksanakan penyelidikan penyebab meninggal dunianya atlet tersbut," kata Kasi Humas Polresta Yogyakarta, AKP Sujarwo, saar dikonfirmasi, Senin (1/6/2024) siang. 

Ia menjelaskan, pebulutangkis muda China, Zhang Zhi Jie, meninggal dunia setelah kolaps di lapangan saat bertanding dalam kompetisi Badminton Asia Junior Championship (BAJC) 2024 yang digelar di Yogyakarta.

Saat itu, Zhi Jie sedang memainkan pertandingan penyisihan grup melawan Jepang. Namun, tiba-tiba saja dia terjatuh dan mengalami kejang-kejang, hingga akhirnya pingsan.

"Yang bersangkutan pingsan saat bertanding, selanjutnya dilakukan tindakan penyelamatan. SOP-nya segala tindakan yang terjadi di lapangan harus seijin referee atau wasit turnamen. Setelah diperbolehkan baru melakukan tindakan," jelasnya.

Dokter turnamen dan tim medis kemudian bergegas masuk ke lapangan untuk memberikan pertolongan dan langsung dibawa ke RSPAU dr. S. Hardjolukito. 

"Di RSPAU dr. S. Hardjolukito dilakukan CPR sesuai SOP. Dan atas permintaan tim official China agar atlet yang bersangkutan dipindahkan ke RS Sardjito. Penanganan tindakan kritis pun telah dilakukan, akan tetapi nyawa atlet tersebut tidak terselamatkan," kata Sujarwo. 

Atlet  tersebut dinyatakan meninggal dunia di RS. Sardjito pada Minggu 30 juni 2024, pukul 23.20 WIB. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES