Peristiwa Daerah

Cegah Kebakaran Hutan, Balai Taman Nasional Baluran Situbondo Dirikan Posko Strategis

Selasa, 02 Juli 2024 - 08:47 | 44.96k
Kepala Balai Taman Nasional Baluran Situbondo, Jawa Timur, Johan Setiawan. (Foto Antara/TIMES Indonesia)
Kepala Balai Taman Nasional Baluran Situbondo, Jawa Timur, Johan Setiawan. (Foto Antara/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SITUBONDO – Menghadapi musim kemarau yang rawan kebakaran, Balai Taman Nasional Baluran Situbondo, Jawa Timur, bergerak cepat dengan mendirikan posko pengamanan di berbagai titik strategis.

Langkah ini diambil untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan yang sering melanda kawasan konservasi tersebut.

Kepala Balai Taman Nasional Baluran Situbondo, Johan Setiawan, menjelaskan, penanganan kebakaran hutan dan lahan sudah menjadi prioritas utama.

"Kami telah mendirikan posko untuk memastikan pengamanan kawasan tetap kuat. Begitu ada tanda kebakaran, tim segera bergerak untuk memadamkannya," ujar Johan, Senin (1/7/2024).

Posko induk penanganan kebakaran ditempatkan di Pos Bitakol, Kecamatan Banyuputih. Upaya ini juga melibatkan relawan Masyarakat Peduli Api (MPA), yang siap membantu kapan saja.

"Saat ini, posko induk baru satu, mengingat ini masih tahap awal. Biasanya, api di Taman Nasional Baluran berasal dari hutan jati," jelas Johan.

Jika kondisi semakin kering, pihaknya akan fokus pada daerah sisi gunung, tetapi saat ini mitigasi awal diutamakan di hutan jati.

Keselamatan petugas menjadi prioritas utama dalam penanganan kebakaran. Ketika daun kering dan ilalang sangat tebal, petugas akan menjaga jarak aman dan membuat sekat jauh dari titik kebakaran.

"Kami mengambil jarak aman dan membuat sekat jauh saat bahan bakar sangat tebal," tambahnya.

Johan juga mengingatkan, jika musim kemarau sangat parah dan ancaman kebakaran tinggi, kawasan wisata akan ditutup sementara untuk pengunjung.

"Kami mungkin akan menutup kunjungan wisata untuk menghindari risiko," ucap Johan.

Musim kemarau tahun ini sudah memicu beberapa kali kebakaran hutan, namun berkat kesiapan petugas, api berhasil dikendalikan sebelum meluas.

Kebakaran biasanya terjadi di hutan jati sepanjang jalan raya pantura Situbondo-Banyuwangi, sering kali disebabkan oleh ulah manusia.

Untuk mencegah kebakaran lebih lanjut, Johan mengimbau masyarakat dan pengendara yang melintas di jalur pantura kawasan Taman Nasional Baluran untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan.

"Buang puntung rokok sembarangan bisa memicu kebakaran. Mari kita jaga bersama kelestarian hutan kita," tutup Johan.

Langkah-langkah antisipatif ini diharapkan dapat melindungi kekayaan flora dan fauna di Taman Nasional Baluran serta menjaga keselamatan pengunjung dan masyarakat sekitar. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ryan Haryanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES