Peristiwa Daerah

Akui Banyak Pihak Belum Paham, KPU Bantul Sosialisasi Tahapan Pilkada 2024

Kamis, 04 Juli 2024 - 09:09 | 15.37k
Komisioner KPU Bantul saat melakukan kegiatan sosialisasi tahapan Pilkada Bantul (Foto: Edis / TIMES Indonesia)
Komisioner KPU Bantul saat melakukan kegiatan sosialisasi tahapan Pilkada Bantul (Foto: Edis / TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANTUL – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul (KPU Bantul) menggelar kegiatan sosialisasi tahapan dan jadwal Pilkada 2024 serentak pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul. Acara digelar pada Rabu (3/7/2024) di hotel Grand Rohan, Banguntapan, Bantul. 

Pelaksana Harian (Plh) Ketua KPU Bantul, Imran Hidayatullah, kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh berbagai stakeholder seperti partai politik, tokoh masyarakat tokoh, tokoh agama, ormas keagamaan dan jajaran penyelenggara Pilkada.

Selain memang kegiatan ini telah menjadi agenda dari KPU, hal ini merespons masukan dari masyarakat, termasuk dari banyak tokoh-tokoh, yang masih belum mengetahui jadwal pelaksanaan Pilkada Bantul 2024. 

"Beberapa kali mendampingi Coklit ke tokoh-tokoh, masih banyak tokoh masyarakat yang belum tahu pelaksanaan pilkada. Maka kami merasa perlu lebih masif untuk mensosialisasikan tahapan dan jadwal pemilihan bupati," ungkap Imran, Kamis (4/7/2024).

Lebih lanjut Imran mengatakan kegiatan sosialisasi tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mengacu pada Peraturan KPU RI nomor 8 tahun 2024.

Sebagaimana telah ditindaklanjuti oleh KPU Bantul dengan menerbitkan surat keputusan KPU Bantul nomor 331 A tahun 2024 tentang pedoman teknis tahapan dan jadwal Pemilihan Bupati dan wakil bupati Bantul 2024. 

Dalam ketentuan tersebut, tahapan pencalonan pasangan bupati dan wakil bupati dimulai dengan pengumuman pendaftaran pasangan calon yang dijadwalkan pada 24-26 Agustus 2024. Kemudian pendaftaran pasangan calon Bupati dan wakil pada 27-29 Agustus 2024. 

Kemudian pemeriksaan kesehatan dan berbagai ketentuan lainnya, dijadwalkan mulai 27 Agustus sampai 21 September 2024. Selanjutnya, pada 22 September, dilaksanakan penetapan pasangan calon Bupati dan wakil bupati, disambung pada 23 September, pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon.

Tahapan selanjutnya kampanye pada 25 September sampai 23 November 2024. Sesudah itu memasuki hari tenang selama 4 hari dan puncaknya  pemungutan suara yang dijadwalkan serentak digelar pada Rabu 27 November 2024. 

Koordinator Divisi Teknis dan Penyelenggaraan KPU Bantul, Mestri Widodo, menambahkan, untuk pemeriksaan kesehatan pasangan calon Bupati dan wakil bupati akan dilakukan setelah pendaftaran pasangan calon Bupati dan wakil ke KPU. 

Hal ini berdasarkan evaluasi KPU,  di mana ada kejadian di daerah lain, setelah pasangan calon Bupati dan wakil bupati ditetapkan ada salah satu calon yang meninggal dunia. Untuk itu, pemeriksaan kesehatan di lakukan di awal baru tahapan selanjutnya dilakukan penetapan pasangan calon Bupati dan wakil bupati.

Selain hal itu, yang baru pada ketentuan ini, bila calon Bupati dan wakil bupati dari hasil pemeriksaan kesehatan tidak memenuhi persyaratan, maka ada mekanisme penggantian pengajuan Calon pengganti.

"Berdasarkan evaluasi ada yang pasca mendaftar itu kemudian meninggal dunia sehingga periksa dulu kesehatannya baru ditetapkan. Dan ada mekanisme pengajuan calon pengganti ketika memang (ditemukan calon Bupati dan wakil bupati) nggak sehat," tandasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES