Peristiwa Daerah

Marak Judi Online, Pj Wali Kota Malang Minta Sekolah Cek HP Siswa 

Kamis, 04 Juli 2024 - 18:56 | 13.48k
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat ditemui awak media. (FOTO: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat ditemui awak media. (FOTO: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Maraknya fenomena judi online (judol) kini menjadi perhatian bagi Pemkot Malang. Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang untuk mengecek seluruh handphone (Hp) milik siswa secara bertahap.  Hal ini dilakukan untuk memberantas praktik judol di Kota Malang, khususnya di lingkungan sekolah.

Wahyu menyebut, orang yang terjerat judol secara tidak sadar sejatinya akan merugikan dirinya sendiri. Dengan begitu, ia meminta untuk segera menggencarkan edukasi bahaya judol kepada generasi muda di Kota Malang.

“Saya sudah minta Disdikbud ke sekolah-sekolah untuk bisa meningatkan (edukasi bahaya judi online) dan sekali sekali mengecek (hp) siswa siswanya untuk mencegah adanya judi online,” ujar Wahyu, Kamis (4/7/2024).

Apalagi, saat ini marak judol yang mirip seperti game online. Hal ini harsu diedukasikan oleh pihak sekolah untukn mencegah siswa siswinya terjebak praktek judi online.

“kadang kala siswa mojok dikira main game online, tapi ternyata bisa main yang lain (judi online). Nah ini perlu diingatkan,” ungkapnya.

Selain edukasi di lingkup sekolah, Wahyu juga meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga masyarakat umum juga diberikan edukasi soal bahaya judi online. Sebab, menurutnya kepala OPD di lingkungan Pemkot Malang hingga lurah-lurah telah berkomitmen untuk mencegah judi online di wilayahnya.

“Kami harap mereka (Kepala OPD) bisa memberikan penjelasan ke stafnya. Lalu, lurah menjelaskan ke warganya terkait kerugian judi online,” katanya.

Disisi lain, saat ditanya soal pengecekan hp ke lingkungan ASN di Kota Malang, Wahyu tidak ada rencana ke sana. Sebab, ia merasa percaya dengan para ASN di lingkungan Pemkot Malang tak terlibat praktek judi online.

“Saya percaya pada teman teman ASN, karena sampai dengan saat ini tidak ada kasus yang akhirnya mereka sampai terjerat pinjol dan segala macam. Alhamdulilah di Kota Malang aman,” ucapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES