Peristiwa Daerah

Tiga KRI, Helikopter, dan Pesawat Udara Tiba di Banyuwangi, Ada Apa?

Sabtu, 06 Juli 2024 - 10:42 | 15.32k
KRI Ahmad Yani-351 yang telah bersandar di dermaga PT Pusri Banyuwangi. (Foto : Anggara Cahya/TIMES Indonesia)
KRI Ahmad Yani-351 yang telah bersandar di dermaga PT Pusri Banyuwangi. (Foto : Anggara Cahya/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Konvoi alat utama sistem pertahanan (alutsista) TNI Angkatan Laut (AL) berupa tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) beserta helikopter hingga pesawat udara tiba di Banyuwangi, Jawa Timur pada, Jumat (5/7/2024).

Adanya konvoi tersebut merupakan bentuk dari Operasi Trisila 2024 tahap III TNI AL. Selain melibatkan Helikopter, Pesawat Udara dan tiga Kapal Perang yaitu, KRI Ahmad Yani-351, KRI Teluk Ende-517 dan KRI Layang-635. Operasi ini juga menyertakan sebanyak 577 personel yang terdiri dari kru KRI, awak pesawat dan pasukan marinir, termasuk personel pangkalan.

Satgas Trisila yang dipimpin oleh Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II, Laksamana Pertama TNI Amrin Rosihan Hendrotomo itu disambut oleh Komandan Lanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Hafidz dan personel Lanal Banyuwangi. 

Dijelaskan oleh Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II, Laksamana Pertama TNI Amrin Rosihan Hendrotomo, bahwasanya Operasi Trisila 2024 tahap III membawa empat tugas pokok. Pertama, yaitu menjaga dan melindungi kepentingan Nasional Indonesia dilaut. Oleh sebab itu, rutenya selalu dipilih di wilayah perbatasan Indonesia sisi selatan yang mempunyai pangkalan TNI AL.

alutsista-2.jpg

“Mulai Surabaya, tanggal 4 Juli di Bondowoso, sekarang Banyuwangi, lanjut nanti ke Cilacap, kemudian ke Denpasar Bali, Labuan Bajo NTT, Waingapu Sumba Timur, Kupang, Mataram, kemudian balik ke Surabaya lagi,” katanya pada, Sabtu, (6/7/2024).

Tugas kedua dalam Operasi Trisila tahap III yakni mencegah dan menindak segala bentuk pelanggaran hukum di laut, diantaranya aktivitas ilegal di laut. Ketiga, membina profesionalisme dan kemampuan tempur dari unsur-unsur Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) yang tergabung dalam satgas.

“Karena itu kita membawa Pesawat Udara, Helikopter, pasukan tempur marinir dan KRI, lalu saat perjalanan lintas laut kita adakan latihan tempur,” ujar Amrin.

Pokok tugas yang terakhir masih Amrin, yaitu Membina Potensi Maritim (Binpotmar). Tugas tersebut dilakukan dengan mengadakan kegiatan yang pada hal ini Satgas Operasi Trisila bersinergi bersama Lanal Banyuwangi, Pemda Banyuwangi hingga masyarakat setempat.

“Mulai open Ship KRI, bakti sosial, bakti kesehatan hingga kegiatan konservasi alam,” tandasnya.

alutsista-3.jpg

Diterangkan oleh Amrin, Operasi Trisila 2024 tahap III itu, rencananya dilaksanakan selama 37 hari yang melintasi wilayah laut perbatasan Indonesia sisi selatan. Berangkat sejak 3 Juli dan diperkirakan selesai pada tanggal 8 Agustus 2024.

Sejauh ini, Amrin menambahkan, saat operasi dilakukan ancaman paling nyata adalah kegiatan ilegal di laut. Dengan garis pantai Indonesia yang panjang dan kemampuan armada laut yang terbatas, maka potensi tindakan melanggar hukum berupa kegiatan ilegal diantaranya memasukan barang-barang terlarang lewat laut paling mungkin terjadi termasuk kegiatan Ilegal Fishing.

“Meski begitu armada kita masih cukup efektif untuk mencegah kegiatan ilegal di laut,” pungkas Amrin.

Sementara itu, Komandan Lanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Hafidz menyatakan, mulai Jumat (6/7/2024) tiga KRI yang sedang melaksanakan tuga Operasi Trisila ini. Personel dari Satgas Operasi Trisila akan melakukan berbagai kegiatan bakti sosial hingga konservasi alam.

“Agenda di Banyuwangi kita akan melaksanakan konservasi lingkungan, penanaman mangrove, pelepasan tukik, dan pengenalan Angkatan Lautan kepada masyarakat dengan melakukan pemutaran film,” terangnya.

Dalam kegiatan ini, juga akan digelar Open Ship di KRI. Masyarakat bisa melihat langsung KRI yang saat ini sandar di Banyuwangi karena saat open ship kapal diizinkan untuk dikunjungi. Tiga KRI ini rencananya akan berada di Banyuwangi hingga Senin (8/7/2024) depan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES