Peristiwa Daerah

Percobaan Bunuh Diri Kembali Terjadi di Jembatan Suhat Kota Malang

Minggu, 07 Juli 2024 - 14:00 | 16.52k
Seorang perempuan saat melakukan aksi percobaan bunuh diri di Jembatan Suhat Malang. (Foto: Tangkapan Layar/TIMES Indonesia)
Seorang perempuan saat melakukan aksi percobaan bunuh diri di Jembatan Suhat Malang. (Foto: Tangkapan Layar/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Aksi percobaan bunuh diri kembali terjadi di jembatan kawasan Soekarno-Hatta (Suhat), Kota Malang. Hal itu juga sempat viral di media sosial melalui video berdurasi 20 detik.

Dalam video yang tersebar, terlihat seorang perempuan berada tepat dipinggir jembatan Suhat. Untungnya, aksi percobaan bunuh diri tersebut sempat digagalkan oleh warga yang melintas.

Salah seorang saksi mata, Indra mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (6/7/2024) sekitar pukul 04.50 WIB.

"Saat itu saya lari pagi bersama istri dari Utara mengarah ke selatan. Saya sama istri, posisinya berada di sebelah kanan jembatan, sedangkan mbaknya itu berdiri di sebelah kiri jembatan," ujar Indra, Minggu (7/7/2024).

Kemudian, tiba-tiba petugas keamanan Apartemen Suhat menghampiri perempuan tersebut dan menggagalkan aksi percobaan bunuh diri.

"Syukurnya banyak kendaraan lewat di lokasi, ada yang berhenti juga dan menghampiri mbaknya. Itu saja yang saya tahu, terus saya lanjut lari pagi," ungkapnya.

Sementara, Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anton Widodo membenarkan peristiwa tersebut. Akan tetapi, tak ada warga yang melaporkan ke pihak kepolisian.

"Iya benar, tetapi tidak ada warga yang melapor ke kami terkait peristiwa tersebut," katanya.

Namun, pihak kepolisian tetap mendatangi lokasi kejadian serta meminta keterangan dari para saksi di sekitar lokasi.

Dari informasi yang berhasil digali, perempuan tersebut menangis di pinggir jembatan sembari ancang-ancang untuk melompat.

"Awalnya ada salah satu penghuni apartemen Suhat yang melihat ada seseorang berdiri di pinggir jembatan. Selanjutnya, saksi penghuni segera memberitahu petugas keamanan apartemen," terangnya.

Saksi dan pihak keamanan apartemen pun segera menolong dan menahan perempuan yang hendak bunuh diri tersebut. 

"Perempuan itu hanya menangis dan tidak mau bercerita apapun sehingga, saksi tidak tahu apa yang melatarbelakangi perempuan muda tersebut berencana bunuh diri," tuturnya.

Saat saksi dan petugas keamanan apartemen berhasil menenangkan, perempuan itu langsung kembali pulang ke tempat tinggalnya.

"Setelah kondisi sudah tenang, perempuan muda itu menyampaikan kembali pulang ke rumahnya di Kecamatan Blimbing," katanya.

Ia menyebut, perempuan muda itu tak memperlihatkan sama sekali identitas diri. Sehingga, saksi pun tak tahu identitas nama maupun usianya.

Dengan adanya peristiwa tersebut, pihaknya juga berharap agar jembatan tersebut dapat segera dipasangi pengaman atau jaring di semua sisi.

"Itu kan ada dua sisi. Sisi barat sudah terpasang jaring besi, sisi timur belum sehingga, masih berpotensi untuk digunakan orang yang punya niat mengakhiri hidup. Maka, kami harap ada pemasangan kamera CCTV di kedua sisi untuk memantau dan mengawas," tandasnya. (*)

 

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES