Peristiwa Daerah

Bawaslu: Tak Ditemukan Joki pada Proses Coklit Data Pemilih di Kota Tasikmalaya

Senin, 08 Juli 2024 - 20:35 | 11.12k
Seorang petugas pantarlih saat melakukan pencocokan data di RW. 02 Sukarasa, Kahuripan, Tawang, Kota Tasikmalaya beberapa hari yang lalu. (FOTO: Harniwan Obech/ TIMES Indonesia)
Seorang petugas pantarlih saat melakukan pencocokan data di RW. 02 Sukarasa, Kahuripan, Tawang, Kota Tasikmalaya beberapa hari yang lalu. (FOTO: Harniwan Obech/ TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, TASIKMALAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tasikmalaya saat ini tengah melaksanakan tahapan proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk Pilkada 2024

Proses coklit yang dilakukan oleh petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) ini mendapat perhatian serius dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tasikmalaya. 

Bawaslu menginstruksikan seluruh jajaran pengawas di tingkat kelurahan dan kecamatan untuk siaga melakukan pengawasan terhadap proses coklit yang dijalankan oleh petugas Pantarlih.

Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kota Tasikmalaya, Enceng Fuad, menyatakan bahwa selama pengawasan proses coklit yang berlangsung sejak 24 Juni hingga 8 Juli 2024, pihaknya belum menemukan kendala di lapangan.

"Sampai saat ini masih sesuai prosedur," kata Enceng kepada awak media," Senin (8/7/2024) pagi.

Enceng menambahkan bahwa pengawasan oleh petugas Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) akan terus berlanjut hingga tahapan coklit data pemilih untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) yang akan dilaksanakan serentak pada 27 November 2024.

"Semua pengawas pemilu masih terus menjalankan pengawasan secara langsung dan uji petik," jelas Enceng.

Menurut Enceng, pengawas Bawaslu Kota Tasikmalaya menjalankan fungsi pengawasan dengan baik. Dalam proses coklit, Bawaslu juga mendampingi KPU melalui petugas Pantarlih untuk memastikan kelancaran selama tahapan-tahapan tersebut.

Untuk meningkatkan proses kesiapan tahapan dalam menunjang gelaran Pilkada 2024, koordinasi antara Bawaslu dan KPU terus dilakukan untuk memutakhirkan data pemilih.

"Tentu pengawasan ini kami lakukan guna memberikan kelancaran selama tahapan-tahapan yang dilakukan KPU, terutama coklit data pemilih ini. Dan hingga saat ini koordinasi dengan KPU terus dilakukan dalam pemutakhiran data pemilih," ujarnya.

Enceng juga menegaskan bahwa pengawasan dilakukan agar tidak terjadi atau terulang kembali kasus coklit yang dilakukan oleh orang yang tidak ditugaskan oleh KPU. 

"Alhamdulilah sampai saat ini kita tidak menemukan dan tidak mendengar adanya joki coklit di Kota Tasikmalaya. Semua masih berjalan dengan baik," tandasnya.

Sementara itu, Koordinator Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kelurahan Lengkongsari Helmi Nuryanto, saat dihubungi melalui telepon selulernya, menyatakan bahwa proses pencocokan dan penelitian data tidak mengalami hambatan berarti dan berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

"Alhamdulilah berjalan lancar, sampai tadi siang (Senin 8/7/2024) di Kelurahan Lengkongsari sudah mencapai 10.278 data atau 89,4 persen," terangnya kepada TIMES Indonesia.

Proses coklit data pemilih di Kota Tasikmalaya berjalan lancar dan sesuai prosedur menurut Helmi 
menunjukkan bahwa hal tersebut menjadi indikator terhadap kesiapan dari penyelenggara  daerah dalam menghadapi Pilkada serentak pada November mendatang. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES