Peristiwa Daerah

Pegawai LPMQ Kemenag RI Ikuti Pembekalan Menulis Publikasi Inovasi Instansi

Rabu, 10 Juli 2024 - 15:38 | 15.52k
Editor TIMES Indonesia Bambang H Irwanto saat memberikan pembekalan tentang penulisan kepada pegawai LPMQ Kemenag RI. (Foto: LPMQ for TIMES Indonesia)
Editor TIMES Indonesia Bambang H Irwanto saat memberikan pembekalan tentang penulisan kepada pegawai LPMQ Kemenag RI. (Foto: LPMQ for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Lajnah Pentashihah Mushaf Alquran (LPMQKemenag RI mengadakan pembekalan penulisan untuk pengembangan hasil kajian berbasis multimedia bagi pegawai, Selasa-Rabu (9-10/7/2024) di Hotel Kristal, Jakarta. Hadir selaku narasumber dalam pembekalan tersebut, editor TIMES Indonesia, Bambang H Irwanto. 

Ketua Tim Pengembangan Hasil Kajian Berbasis Multimedia LPMQ Kemenag RI, Bagus Purnomo menjelaskan, LPMQ sudah banyak menghasilkan inovasi dan memiliki berbagai terobosan layanan untuk masyarakat. Menurutnya, hal itu perlu dipublikasikan meluas agar masyarakat tahu dan dapat memanfaatkannya secara maksimal. 

Maka, lanjut Bagus, diperlukan kemampuan menulis dan mempublikasikan hasil karya dan kinerja LPMQ tersebut kepada masyarakat. 

"Dengan pembekalan ini kami berharap peserta kegiatan memiliki kemampuan menulis untuk menyampaikan kepada publik tentang inovasi atau kinerja LPMQ. Karena memang banyak sekali hasil kerja LPMQ yang bermanfaat untuk masyarakat," katanya.

Bambang-H-Irwanto-2.jpg

Ditambahkan Bagus, kegiatan juga bertujuan mengembangkan hasil kajian LPMQ, khususnya tafsir ilmy, dalam bentuk audio visual. Output video tersebut selanjutnya dapat diunggah di media sosial agar bisa dinikmati oleh masyarakat luas.

Saat ini sedang disiapkan tiga video yakni Kondisi Bumi ketika Hari Kiamat, Mushaf Pusaka, Kado Umat Islam untuk Kemerdekaan Indonesia, dan video Profil LPMQ.

Kepala LPMQ, Abdul Aziz Sidqi menegaskan pentingnya bagaimana nama LPMQ dan produk inovasi layanannya terekam dengan baik di google sehingga mampu membranding lembaga.

"Ini harus diberitakan secara konsisten dan intensitasnya ditingkatkan. Termasuk publikasi BQMI (Bayt Alquran dan Museum Istiqlal) dan Aplikasi Quran Kemenag perlu ditingkatkan," ungkapnya.

Dalam pemaparannya, editor TIMES Indonesia Bambang H Irwanto mengatakan, kinerja dan inovasi baik dari LPMQ Kemenag RI memang harus dipublikasikan dengan maksimal. Karena inovasi tersebut dibutuhkan oleh masyarakat.

"Misalnya inovasi aplikasi Alquran untuk para penyandang disabilitas, harus diketahui publik. Ini bagian dari menebarkan hal baik dan kebermanfaatan," katanya di depan peserta pembekalan LPMQ Kemenag RI.

Dijelaskan, menulis hal baik sebanyak-banyaknya tentang kinerja instansinya juga bagian dari memperbanyak berita positif di dunia digital.

Materi yang disampaikan di antaranya tentang tantangan dunia digital saat ini, teori dan praktik penulisan, hingga fotografi jurnalistik.

"Isi dunia digital dengan berita positif. Manfaatkan media digital dengan memperbanyak berita positif agar kita berkontribusi kebaikan kepada publik, kenalkan inovasi instansi seperti LPMQ kepada masyarakat melalui media digital," katanya di depan peserta pembekalan LPMQ. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES