Peristiwa Internasional

KBRI Belgia Dukung Simposium PPID Kawasan Amerika-Eropa

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:51 | 20.49k
Angggota PPID Kawasan Amerika-Eropa bersama Duta Besar Indnesia untuk Belgia, Andri Hadi. (FOTO: PPI Dunia)
Angggota PPID Kawasan Amerika-Eropa bersama Duta Besar Indnesia untuk Belgia, Andri Hadi. (FOTO: PPI Dunia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – KBRI Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa sepenuhnya mendukung penyelenggaraan Simposium Amerika-Eropa 2024. Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia atau PPID Kawasan Amerika-Eropa baru-baru ini melakukan pertemuan dengan Duta Besar untuk Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa di KBRI Brussel pada 16 Februari 2024 lalu.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PPI Belgia, Mutaz Syahputra dan Duta Besar Indonesia untuk Belgia Andri Hadi. Agenda utama pertemuan adalah persiapan Simposium Amerika-Eropa tahun 2024 yang dijadwalkan berlangsung pada 17-19 Juli 2024 dan akan mengundang seluruh ketua PPI dari 31 negara di kawasan Amerika-Eropa.

Dalam pertemuan tersebut, Duta Besar menyatakan dukungan penuh baik secara moril maupun materiil terhadap simposium tersebut, termasuk dalam hal calling visa, logistik, penempatan, dan lainnya. Dukungan calling visa menjadi penting, terutama bagi pelajar Indonesia di luar area Schengen, untuk memudahkan proses visa mereka.

Topik utama yang akan dibahas dalam Simposium Amerika-Eropa mencakup tiga hal utama, yaitu Lingkungan, Ekonomi, dan Geo-Politik. Koordinator PPI Dunia Kawasan Amerika-Eropa menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Duta Besar yang telah menerima mereka, karena simposium ini akan dihadiri oleh perwakilan PPI dari negara-negara Amerika-Eropa untuk memberikan ide dan gagasan.

Hasilnya diharapkan dapat menghasilkan kajian ilmiah yang dapat direkomendasikan kepada pemerintah dan pemangku kepentingan di Indonesia untuk tujuan pembangunan.

Selain fokus akademis, Simposium ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelajar Indonesia akan pentingnya gotong royong dalam menghadapi tantangan yang dihadapi pelajar di luar negeri. Inisiatif ini mendorong kesiapan pelajar Indonesia untuk berkontribusi kapan saja dan di mana saja, sekaligus menghargai pengorbanan para pahlawan kita dalam perjuangan meraih kemerdekaan.

Dukungan dan restu Duta Besar memegang peran kunci dalam menjamin keberhasilan Simposium Amerika-Eropa. Kerja sama antara KBRI dan PPI mencerminkan komitmen untuk memberdayakan pelajar Indonesia di luar negeri, menciptakan platform pertukaran ilmiah, dan memberikan kontribusi berharga bagi tujuan pembangunan Indonesia.

"Kami sangat berterimakasih berterimaksih untuk bapak duta besar yang sudah menyambut kita dengan hangat untuk menyampaikan kegiatan ini karena akan dihadari oleh PPI Negara sekawasan Amerika-Eropa," ungkap Ilham Catur Fhata, Koordinator PPID kawasan Amerika-Eropa.

Catur juga mengungkap harapannya agar simposium ini dapat menghasilkan kajian ilmiah yang akan direkomendasikan kepada pemerintah dan stakeholder yang ada di Indonesia untuk tujuan pembangunan.

Sementara persiapan terus berlangsung, antisipasi tumbuh untuk simposium akan memperkuat hubungan antara pelajar Indonesia di kawasan Amerika-Eropa. dengan simpposium ini PPID Amerika-Eropa juga berharap bisa memberikan kontribusi bermakna bagi lanskap akademis dan sosial-budaya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Khodijah Siti
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES