Peristiwa Internasional TIMES Ramadan

Menyelami Ramadan saat Musim Semi di Budapest (2): Restaurant Halal

Jumat, 22 Maret 2024 - 06:00 | 28.89k
Buka bersama masyarakat muslim Indnesia di Budapest. (Foto: Aldi Subakti)
Buka bersama masyarakat muslim Indnesia di Budapest. (Foto: Aldi Subakti)
FOKUS

TIMES Ramadan

TIMESINDONESIA, BUDAPEST – Meskipun masyarakat muslim merupakan salah satu minoritas di Budapest, terdapat beberapa restoran dan toko-toko yang menyediakan makanan halal untuk memenuhi kebutuhan makanan umat Muslim, terutama selama Ramadan. Selain itu, beberapa toko juga menyediakan bahan makanan halal yang dapat dibeli oleh umat Muslim untuk memasak di rumah.

Komunitas Muslim di Budapest sering kali mengadakan acara-acara sosial, pertemuan keluarga, dan kegiatan lainnya untuk mempererat hubungan antaranggota komunitas dan membangun solidaritas di antara mereka. Acara-acara tersebut juga menjadi sarana untuk memperkenalkan budaya dan tradisi Islam kepada masyarakat lokal.

Di kota ini cukup banyak toko-toko makanan dan restoran yang dimiliki oleh warga Turki. Hubungan sejarah antara Turki dan Hungary telah terbentuk melalui berbagai periode sejarah yang panjang, yang mencakup periode kerajaan Ottoman dan pertumbuhan Kesultanan Utsmaniyah, serta periode modern setelah pembentukan Republik Turki dan negara-negara penerus Kekaisaran Austria-Hongaria, termasuk Hungary.

Mirip China Town

Diantara bukti nyata keberadaan Turki di Budapest terdapat sebuah museum yang didedikasikan untuk menghormati dan memperingati Gül Baba, yaitu Museum Gül Baba. Museum ini terletak di distrik Rózsadomb, di sebuah kompleks bangunan yang juga berisi makam dan taman yang dinamakan sesuai dengan namanya.

Selain itu munculnya toko-toko Asia yang berasal dari Cina dan Vietnam juga sangat banyak di Budapest. Bahkan ada satu Kawasan yang didominasi oleh masyarakat China dan Vietnam yakni Kobanya. Selama berabad-abad, jalur perdagangan seperti Jalur Sutra telah menjadi jalur penting bagi pertukaran budaya dan perdagangan antara Tiongkok, Vietnam, dan wilayah-wilayah Eropa termasuk Hongaria.

Meskipun kontak langsung masyarakat mungkin tidak terlalu umum, barang-barang, ide-ide, dan pengaruh budaya dapat dipertukarkan melalui rute perdagangan tersebut. Sehingga sampai saat ini berbagai produk asia didominasi oleh pedagang dari China dan Vietnam. 

Puasa Selama 12 Jam

Dia dan keluarganya sudah tahun ke 2 menjalani ibadah Ramadan di Budapest. Tahun 2024 ini Ramadan dilaksanakan dalam suasana pergantian musim antara Winter dan Spring. Membuat nyaman dan dihiasi dengan angin sepoi sepoi. Lama puasa juga sama seperti nya di Indonesia yakni selama 13 jam.

Namun semakin di akhir Ramadan akan semakin lama bisa mencapai 15 jam. Untuk pelaksanaan sholat tarawih juga dilaksanakan diseluruh masjid di Budapest. Ada sekitar 6 buah masjid yang dikelola oleh komunitas muslim di Budapest. Budapest Mosque adalah masjid terbesar yang berada di Kota Budapest. 

Selain melaksanakan Ibadah sholat tarawih, beberapa masjid Budapest juga menyediakan ifthor jamai atau buka puasa Bersama. Setiap masjid menyediakan sekitar 50 – 100 porsi untuk Jemaah yang akan melaksanakan buka puasa Bersama.

Menurut Marhadi, salah satu yang menarik dipelajari dan dijadikan contoh adalah masyarakat muslim yang berasal dari Arab dan Turki berbondong – bondong memberikan donasi yang digunakan untuk kegiatan keagaaman umat muslim. Mulai dari menyewa Gedung atau ruko yang dijadikan sebagai masjid sampai menyediakan buka puasa untuk Jemaah.

Bahkan pada saat Iedul adha ada salah satu masjid di Budapest yakni masjid paskal yang memberikan daging kurban Kambing dan Sapi kepada umat islam di Budapest. Tradisi memberi ini membuat suasana Ramadan semakin damai dan setiap orang berlomba-lomba dalam membuat kebaikan. 

Pewarta: Aldi Subakti (CJ)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Khodijah Siti
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES