Peristiwa Internasional

Sekolah Hukum: Cara PPI Dunia Merawat Indonesia

Sabtu, 04 Mei 2024 - 09:20 | 19.18k
Seminar Sekolah Hukum PPI Dunia. (FOTO: PPI Dunia)
Seminar Sekolah Hukum PPI Dunia. (FOTO: PPI Dunia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sekolah Hukum PPI Dunia 2024 menjadi sorotan utama bagi lebih dari 200-300 peserta dalam setiap sesinya. Kegaitan tersebut dilaksanakan selama 2 hari (27-28 April 2024. Acara ini menandai komitmen kuat pelajar Indonesia di luar negeri dalam menyumbangkan pemikiran dan keterampilan mereka untuk masa depan hukum dan dinamika sosial Indonesia.

Acara dibuka dengan Stadium General yang menghadirkan Kombes. Pol. Shinto Bina Gunawan Silitonga, S.I.K., M.Si., Atase Polri KBRI Berlin Jerman, yang memberikan wawasan tentang "Ferreien Job" (pekerjaan musiman) di awal acara. Shinto menghimbau kesadaran public akan isu yang menimpah teman-teman pelajar kita di Jerman.

Mengusung tema "Merawat Indonesia: Kontribusi Pelajar Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Hukum dan Dinamika Sosial" agenda tiga kelas berfokus pada konstitusi, advokasi, dan legalisasi. Setiap kelas menawarkan kesempatan bagi peserta untuk mendalami berbagai aspek hukum dan berdiskusi langsung dengan para ahli di bidangnya.

Kelas Konstitusi

Mengkaji Hukum Konstitusi dan Hukum Tata Negara Beserta Sejarah dan Dinamikanya kelas ini dipandu oleh narasumber berpengalaman di bidang hukum konstitusi, termasuk Pan Mohamad Faiz, SH., M.C.L., Ph.D., dan Muhammad Saleh, S.H., M.H. Peserta diajak untuk memahami perkembangan hukum konstitusi di Indonesia dan di seluruh dunia, serta menganalisis perubahan politik dan sosial yang memengaruhi sistem ketatanegaraan.

Kelas Advokasi

Dalam kelas ini, para peserta mendapatkan wawasan tentang hukum internasional dan etika di era digital, serta strategi advokasi yang efektif dalam menanggapi tantangan global. Dr. Muchamad Ali Safa'at, S.H., M.H., dan Dr.(Can) Wiend Sakti Myharto, S.H.,LL.M, memandu diskusi dan studi kasus tentang perlindungan hak pelajar Indonesia di luar negeri dan implementasi kebijakan hukum dalam organisasi.

Kelas Legalisasi

Dalam kelas ini, peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang proses penyusunan MoU dan perjanjian kerjasama, serta peran pelegalan dalam struktur organisasi. Dendi Adisuryo, S.H., dan Dr. Muhammad Reza Syariffudin Zaki, S.H., M.A., AWP, ClQnR, memberikan panduan praktis dan studi kasus untuk membantu peserta memahami konsep-konsep esensial dalam pelegalan.

Acara ini tidak hanya memberikan platform untuk mendalami hukum, tetapi juga mendorong kolaborasi dan pertukaran ide antara pelajar Indonesia di seluruh dunia.

"Kami berterima kasih kepada semua peserta, narasumber, dan panitia yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara ini. Bersama-sama, kami berkomitmen untuk terus memperjuangkan cita-cita Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi, aspirasi, dan kreasi kami,” ujar Fauzan Adi, Kepala Bidang Hukum PPI Dunia. (*)

 

Pewarta: mujtaba

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Khodijah Siti
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES