Peristiwa Internasional

Pendaki Temukan Harta Karun Berusia 400 Tahun Terpendam Salju

Selasa, 14 Mei 2024 - 04:00 | 16.07k
Beberapa benda yang ditemukan terkubur di Pegunungan Alpen. (Foto: Valais History Museum, Sion; Michel Martinez)
Beberapa benda yang ditemukan terkubur di Pegunungan Alpen. (Foto: Valais History Museum, Sion; Michel Martinez)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sebuah kisah misteri terkuak di dalam kedalaman es Theodul Glacier, Pegunungan Alpen, Sirzerland. Seorang pendaki secara tak terduga menemukan harta karun yang telah tersembunyi di dalam lapisan es dan salju sejak 400 tahun yang lalu.

Theodul Glacier, sebuah gletser megah yang membentang di Alpen, merupakan lintasan berbahaya antara Swiss dan Italia di masa lampau. Pada zaman itu, dunia tengah dilanda oleh Little Ice Age, di mana es menutupi lahan dengan semakin tebalnya setiap tahun.

Tetapi pada tahun 1984, takdir gletser itu berubah. Perlahan-lahan, es mulai mencair, membuka tabir dari masa lalu yang tersembunyi. Di antara bebatuan dan lapisan es yang mencair, seorang pendaki tak sengaja menemukan sebuah peninggalan bersejarah yang mengejutkan, salah satunya tengkorak seorang pria bersenjata lengkap dengan semua harta yang dimilikinya.

Tengkorak yang ditemukan memiliki rambut merah menyala. Terdapat pula sejumlah koin kuno, perhiasan, kancing kaca, dan bahkan senjata-senjata yang terawat dengan baik seperti belati, pedang, dan pistol. Potongan-potongan pakaian sutra dan alat-alat sehari-hari juga tersebar di sekitar area tersebut.

Dilansir dari Business Insider diperkirakan benda-benda itu berasal dari sekitar abad ke-17 Masehi. Meskipun identitas pasti dari pria tersebut tetap menjadi misteri, petunjuk-petunjuk menunjukkan bahwa dia mungkin seorang bangsawan atau individu berpengaruh pada zamannya.

Para arkeolog awalnya berasumsi bahwa pria tersebut adalah seorang tentara bayaran, tetapi penyelidikan lebih lanjut membantah teori itu. Senjata yang ditemukan tampaknya lebih merupakan senjata seremonial daripada alat perang, sedangkan pakaian dan barang-barang pribadinya menandakan status sosial yang tinggi.

Namun, kisah ini tidak hanya tentang penemuan benda-benda kuno. Ini juga membuka jendela menuju dunia ekonomi kuno yang mungkin terjadi di puncak-puncak Pegunungan Alpen. Kemungkinan besar, pria misterius itu adalah bagian dari jaringan perdagangan yang berkembang di wilayah tersebut pada zaman dahulu.

Namun, satu pertanyaan tetap menggantung: Apa yang dilakukan seorang pria kaya di tengah-tengah hamparan es dan salju tebal tersebut?

Tidak ada yang bisa menjawab hal tersebut. Kemungkinan besar tengkorak tersebut adalah milik seorang penjelajah, pedagang, atau bahkan seorang petualang yang terperangkap dalam cuaca buruk atau kecelakaan yang tak terduga.

Yang pasti, penemuan ini memberikan kita sebuah pandangan yang langka tentang kehidupan pada masa lalu, dan bagaimana perubahan iklim yang drastis dapat mengungkapkan rahasia yang tersembunyi selama berabad-abad.

Saat ini, harta karun serta benda-benda temuan tersebut masih diteliti oleh para ilmuwan dan di simpan di Valais History Museum, Swiss. Kemungkinan besar, di antara lapisan es yang mencair di Pegunungan Alpen tersebut, masih banyak lagi misteri yang menunggu untuk diungkapkan kepada dunia modern. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Khodijah Siti
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES