Peristiwa Internasional Info Haji 2024

Perjuangan Cinta dan Kesabaran Raymini: Menggapai Impian Haji dari Hasil 'Deres' Karet

Minggu, 30 Juni 2024 - 23:57 | 14.21k
Raymini (57 tahun) dan suaminya dari Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. (Foto: MCH 2024 Kemenag RI)
Raymini (57 tahun) dan suaminya dari Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. (Foto: MCH 2024 Kemenag RI)
FOKUS

Info Haji 2024

TIMESINDONESIA, JEDDAH – Raymini (57 tahun) dan suaminya dari Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, telah lama bermimpi untuk menunaikan ibadah haji, sebuah impian yang akhirnya terwujud berkat hasil 'deres' karet yang mereka kumpulkan dengan penuh kesabaran.

Saat tiba di Kota Madinah sebagai bagian dari kloter 10 Embarkasi Palembang (PLM 10), Raymini tak dapat menyembunyikan kebahagiaan dan haru yang dirasakannya. "Kami sangat ingin berhaji, Alhamdulillah dengan uang hasil 'deres' karet akhirnya kami bisa berangkat ke Tanah Suci. Rasanya seperti mimpi bisa melihat Ka'bah dan sampai di Kota Nabi ini. Kami tidak sabar untuk beribadah di Masjid Nabawi," ungkap Raymini dengan mata berbinar saat ditemui di Hotel Arjwan Al Saadah di Madinah.

Sehari-hari, mereka berdua bekerja keras di lahan karet milik sendiri, kadang hanya berdua, kadang dibantu oleh anak-anak mereka. "Kami penuh semangat 'deres' setiap hari dari pagi hingga sore, tanpa hari libur, untuk mengumpulkan uang biaya haji," cerita ibu dari tiga anak ini.

Menurut Sarmin (66), suami Raymini, impian mereka untuk berhaji dimulai sejak mendaftar pada tahun 2012. Dengan kesabaran menabung dari hasil karet selama puluhan tahun, mereka akhirnya mampu melunasi biaya haji 2024 meskipun menghadapi tantangan harga karet yang fluktuatif. "Kadang harus sabar menabung sedikit demi sedikit, terutama saat harga karet turun," tambah Sarmin.

Raymini dan suaminya mengaku puas dengan pelayanan yang mereka terima selama menjalani ibadah haji. Meskipun ada sedikit ketidaknyamanan seperti antrian panjang untuk toilet di Arafah dan Mina, mereka menghargai upaya petugas dalam memastikan jamaah haji nyaman dan terbantu.

"Terima kasih kepada pak Menteri Agama atas pelayanan yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia. Semoga pak Menag sehat selalu. Kami juga berterima kasih kepada semua petugas haji yang selalu membimbing dan membantu kami dari awal sampai selesai menjalani ibadah haji," ungkap Raymini dengan tulus.

Kisah perjuangan Raymini dan suaminya mengajarkan tentang ketekunan, kesabaran, dan pentingnya memegang teguh impian dalam mengarungi perjalanan spiritual yang berat namun penuh makna ini. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES