Toleransi Antaragama, FPI Imbau Umat Islam Jaga Toleransi pada Natal 2018
Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman mengajak seluruh umat islam Indonesia tetap menghormati umat Kristiani yang sedang merayakan Natal 2018. Hal itu sebagai bentuk toleransi antar umat bergama.

JAKARTA – Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman mengajak seluruh umat islam Indonesia tetap menghormati umat Kristiani yang sedang merayakan Natal 2018. Hal itu sebagai bentuk toleransi antar umat bergama.
Toleransi yang dimaksud Munarman, adalah tidak ikut campur terhadap urusan keyakinan orang lain, serta tidak membuat kegaduhan publik yang hanya dapat menimbulkan perpecahan antarumat beragama.
"Toleransi yang esensial itu kita tidak mencampuri bahkan mengomentari urusan agama orang lain apalagi menjadikan wacana publik, lebih baik untuk kehidupan bermasyarakat, kita uruslah agama masing masing saja, jangan main-main di dalam pagar orang lain," tutur Munarman, Jakarta, Selasa (25/12/2018).
Ditanya apakah FPI juga ikut membantu pengamanan Hari Natal di gereja-gereja Indonesia, Munarman menjelaskan, FPI saat ini tidak ikut membantu penagamanan Natal 2018 karena fokus membantu korban pasca tragedi tsunami di Banten dan Lampung Selatan.
"FPI (tidak membantu pengamanan perayaan Natal 2018) saat ini sedang sibuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, tsunami di Banten dan Lampung," tandas Munarman, Juru Bicara Front Pembela Islam. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

