Peristiwa Nasional Muktamar 48 Muhammadiyah

Syiar Dakwah Melalui Sinema, 2 Film Dirilis saat Muktamar ke-48 Muhammadiyah 

Sabtu, 19 November 2022 - 05:41 | 19.28k
Syiar Dakwah Melalui Sinema, 2 Film Dirilis saat Muktamar ke-48 Muhammadiyah 
Poster film dokumenter KH Ahmad Dahlan Sang Pembaharu yang akan ditayangkan saat Muktamar ke-48 Muhammadiyah. FOTO: twitter Yuda Kurniawan
FOKUS

Muktamar 48 Muhammadiyah

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ada 2 film yang akan ditayangkan saat Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Solo. 

Film itu berjudul Seragam Muktamar dan satu lagu film dokumenter KH Ahmad Dahlan Sang Pembaharu. 

Film Seragam Muktamar merupakan film lepas yang disutradarai oleh Budi Tobon Arifianto. 

Trailer film ini telah dirilis pada 15 November 2022 lalu. Seragam Muktamar menceritakan kisah dibalik pembuatan seragam muktamar. Beragam konflik mewarnai pembuatan seragam muktamar tersebut yang salah satunya disebabkan oleh pandemi.

Sementara itu film dokumenter KH Ahmad Dahlan Sang Pembaharu digarap oleh sutradara Yuda Kurniawan yang diproduksi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Rekam Films. 

Film dokumenter ini berdurasi tak lebih dari satu jam, yaitu sekitar 56 menit saja. 

Film KH Ahmad Dahlan Sang Pembaharu tak hanya sebagai hiburanm namun juga bertujuan untuk menginspirasi untuk mempertebal dan menghidupkan ruh berislam warga Muhammadiyah. 

Sebagai film dokumenter, film ini mengisahkan perjuangan KH Ahmad Dahlan saat membangun Muhammadiyah sebagai organisasi Islam modern. 

Film-Ahmad-Dahlan-2.jpg

Kedua film tersebut merupakan salah satu bentuk syiar dakwah Muhammadiyah. Jadi film tersebut diputar melalui bioskop keliling.

Dikutip dari Jurnal Muktamar Muhammadiyah lokasi pemutaran pertama bioskop keliling pada Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Solo, yaitu kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan di panggung utama De Tjolomadoe. 

Sebelumnya ada beberapa film yang juga mengangkat Muhammadiyah. Seperti film Sang Pencerah yang dirilis pada tahun 2010. 

Film yang dibintangi Lukman Sardi dan Zaskia Adya Mecca itu disutradarai oleh Hanung Bramantyo. 

Selain Sang Pencerah, ada juga film Nyai Ahmad Dhalan yang dirilis tahun 2017. Film yang itu dibintangi oleh Tika Bravani dan David Chalik itu mengisahkan perjuangan Siti Walidah istri KH Ahmad Dahlan. 

Jika Sang Pencerah lebih fokus pada kisah Ahmad Dahlan saat membangun Muhammadiyah, namun Nyai Ahmad Dahlan ceritanya fokus pada sang istri yang juga berjuang mencerdaskan kaum perempuan di masa itu. 

Selain Sang Pencerah dan Nyai Ahmad Dahlan, terdapat pula beberapa film yang bernuansa Muhammadiyah. Seperti Laskar Pelangi (2008), Si Anak Kampoeng (2011), Meniti 20 Hari (2017), 9 Putri Sejati (2018), Jejak Langkah 2 Ulama (2019), Sang Pejuang(2020), dan Cita-Citaku Setinggi Balon(2021). 

Nah film Muhammadiyah terbaru berjudul Seragam Muktamar dan KH Ahamd Dahlan Sang Pembaharu akan diputar saat Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Solo. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

KOPI TIMES