Peristiwa Nasional

Masuk Fase Pemulangan Haji 1445 H, Jemaah Diharapkan Tetap Jaga Kesehatan

Minggu, 23 Juni 2024 - 23:26 | 17.82k
Jemaah haji Indonesia memasuki Bandara King Abdul Aziz Jeddah. (Foto: MCH 2024 Kemenag RI)
Jemaah haji Indonesia memasuki Bandara King Abdul Aziz Jeddah. (Foto: MCH 2024 Kemenag RI)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M kini memasuki fase pemulangan. Dalam masa menunggu jadwal kepulangan ke Tanah Air, jemaah haji Indonesia diimbau untuk menjaga kesehatan dengan baik.

Kabid Kesehatan pada Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), dr. Indro Murwoko, mengimbau para jemaah, khususnya yang memiliki kondisi kesehatan risiko tinggi (risti) dan lanjut usia (lansia), untuk membatasi aktivitas di luar hotel.

"Saran kami, jemaah risti untuk membatasi aktivitas keluar jika kondisi kesehatannya memang tidak memungkinkan. Eksposur kegiatan di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) sangat tinggi dan mereka sangat lelah. Biasanya, proses infeksi dan penurunan kondisi ketahanan tubuh terjadi pada fase ini," ujar dr. Indro di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, Kamis (20/6/2024).

dr. Indro menekankan bahwa menghabiskan sisa waktu di Tanah Suci dengan memperbanyak aktivitas tanpa memperhatikan kondisi kesehatan adalah keliru dan bisa berbahaya.

"Kami sudah sampaikan kepada tenaga kesehatan di kloter agar jemaah risti terus dipantau. Jika kondisi mereka tidak fit dan memungkinkan terjadinya hal buruk dari sisi kesehatan, aktivitas di luar harus dicegah," jelasnya.

Bagi jemaah yang tidak termasuk kategori risti, dr. Indro juga mengingatkan bahwa kondisi ekstrem bisa mempengaruhi siapa saja, termasuk mereka yang lebih muda dan memiliki penyakit ringan sejak di Indonesia. Bahaya dehidrasi dan gangguan kesehatan lainnya juga perlu diwaspadai.

"Dehidrasi mungkin tidak terasa, tapi bisa menyebabkan gangguan elektrolit hingga serangan jantung," tambahnya.

Oleh karena itu, ia meminta jemaah non risti untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan memakai alat pelindung diri, seperti membawa air minum, semprotan air, dan penutup muka.

dr. Indro juga menegaskan pentingnya menjaga obat-obatan yang biasa dikonsumsi dan berkomunikasi dengan tenaga kesehatan jika ada kekurangan obat.

"Stop obat bisa memunculkan kondisi kesehatan yang fatal," tegasnya.

Fase pemulangan jemaah haji dari Tanah Suci ke Indonesia dimulai hari ini. Jemaah haji yang berangkat pada gelombang pertama akan kembali melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, hingga 3 Juli 2024.

Sementara jemaah yang berangkat pada gelombang kedua akan bergeser dari Makkah ke Madinah mulai 26 Juni 2024 dan akan pulang ke Tanah Air melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah mulai 4 Juli 2024.

Dengan menjaga kesehatan selama proses pemulangan, diharapkan seluruh jemaah haji dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat dan dalam kondisi sehat. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES