Politik

Ganjar Pranowo Hadiri Silaturahmi Kiai Kampung di Pagelaran Malang

Selasa, 30 Januari 2024 - 19:35 | 18.85k
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, didampingi pengasuh Ponpes Babussalam Pagelaran, Gus Thoriq, dan Wabup Malang, Didik Gatot Subroto, di ponpes setempat, Selasa (30/1/2024). (Foto: Amin/TIMES Indonesia)
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, didampingi pengasuh Ponpes Babussalam Pagelaran, Gus Thoriq, dan Wabup Malang, Didik Gatot Subroto, di ponpes setempat, Selasa (30/1/2024). (Foto: Amin/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Pertemuan bersama kiai kampung digelar di Ponpes Baslbussalam, Pagelaran Kabupaten Malang, Selasa (30/1/2024). Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, hadir di acara bertajuk silaturahmi dan rembug kebangsaan ini. 

Sejak siang, peserta silaturahmi bersama kiai kampung ini sudah berdatangan dari berbagai daerah di Kabupaten Malang. Rombongan capres Ganjar Pranowo baru tiba di lokasi acara sekitar pukul 17.30 WIB.

Dalam pengawalan, kedatangan Ganjar sudah ditunggu simpatisan dan warga, yang berjajar beberapa meter sepanjang jalan Desa Banjarejo, Pagelaran. Turut menyambut langsung Ganjar, Wabup Malang, Didik Gatot Subroto, serta beberapa kader dan caleg PDI Perjuangan Kabupaten Malang.

Capres Ganjar Pranowo datang dengan mengenakan kopiah hitam, dan baju bertuliskan 'Tas, Tes. Sat, Set.' Turun dari mobil, Ganjar langsung menuju kediaman Pengasuh Ponpes Babussalam Banjarejo, Thoriq bin Ziyad.

Kepada wartawan, Thoriq bin Ziyad mengungkapkan, informasinya, ada sekitar 500 kiai yang menyatakan bersedia hadir di acara ini. Selain para kiai, alumni Ponpes Babussalam Banjarejo, Pagelaran Kabupaten Malang juga turut hadir.

Tampak pula, sejumlah relawan dengan atribut Ganjar-Mahfud hadir di tengah-tengah peserta pertemuan ini.

Dikatakan Gus Thoriq, inisiatif silaturahmi kiai kampung ini bermula dari informasi bahwa tempatnya akan kedatangan Ganjar Pranowo. Sebagai tuan rumah, sudah kewajiban harus menghormati tamu, bagaimanapun tamu itu.

Apalagi, menurutnya, sosok Ganjar Pranowo, juga tidak berbeda dengan dirinya, karena sama-sama alumni GMNI. Sehingga, pastinya punya ideologi kebangsaan yang sama.

Dalam kesempatan dikunjungi capres Ganjar ini, Gus Thoriq menyataka punya harapan yang akan  disampaikan. Terutama, tentang kepesantrenan dan ini menyangkut seluruh pesantren di Indonesia juga santrinya.

"Ini kalau mengacu kepada sejarahnya, santri sebagai pelaku (pejuang) Kemerdekaan di republik indonesia. Maka, selayaknya santri yang sekarang ini seperti santri-santri dahulu," harap Gus Thoriq.

Dalam kesempatan ini, Ganjar sempat menyampaikan orasi kebangsaan sekitar 11 menit. Dalam orasinya, capres yang diusung PDIP ini banyak menyinggung dan memotivasi soal pentingnya pendidikan dan ilmu pengetahuan.

Terlebih, menurutnya Indonesia kedepan terus dihadapkan tantangan ekses teknologi dan demografi penduduk yang sangat besar jumlahnya. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES