Politik

Kampanye di Malang, Prabowo Sindir Sosok Profesor: Nanti Ada yang Nyinyir

Kamis, 01 Februari 2024 - 19:20 | 18.77k
Capres no 02, Prabowo Subianto saat memberikan orasinya dalam Kampanye Akbar di Stadion Gajayana Malang. (Foto: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
Capres no 02, Prabowo Subianto saat memberikan orasinya dalam Kampanye Akbar di Stadion Gajayana Malang. (Foto: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto memberikan orasi di hadapan ribuan masyarakat Malang di Stadion Gajayana, Kamis (1/2/2024).

Dalam orasinya, Prabowo menyindir beberapa orang yang tak ia sebutkan namanya.  Ia mengatakan, biasanya ada yang nyinyir dan memberikan narasi jelek hingga menghasut dalam masa kampanye Pilpres 2024 ini.

"Nanti ada yang nyinyir ya kan. Ada yang selalu suka memberi berita jelek kepada rakyat Indonesia. Ada yang suka menghasut, ada yang suka adu domba," ujar Prabowo, Kamis (1/2/2024).

Tak hanya itu, Prabowo juga menyebut biasanya ada yang nyinyir dan mengatakan soal kekayaan kekayaan alam Indonesia yang bisa dijual-jual ke bangsa asing.

"Ada yang mengatakan bahwa kekayaan kekayaan alam kita boleh dijual murah, mentah ke bangsa asing," ungkapnya.

Namun, secara tegas Prabowo mengatakan bahwa kekayaan alam harus dikelola sepenuhnya oleh bangsa Indonesia itu sendiri.

"Kita mengatakan bahwa semua kekayaan alam kita harus diolah di bumi Indonesia," tegasnya.

Lebih jauh lagi saat Prabowo menjabarkan soal hilirisasi dan bertanya kepada masyarakat yang hadir dalam kampanye akbar, tiba-tiba ia menyindir sosok profesor yang tak ia sebutkan namanya.

"Wah rakyat ngerti hilirisasi. Ada loh profesor di Jakarta yang gak ngerti ngerti tuh," sindirnya dihadapan ribuan masyarakat Malang.

Sementara, dalam orasinya Prabowo juga sempat melempar pertanyaan ke masyarakat soal kehidupan rukun dan damai yang dikehendaki untuk bangsa Indonesia.

Ia ingin, jika diamanatkan sebagai Presiden ke-8 RI, suasana damai dan kerukunan harus dijunjung tinggi bangsa Indonesia.

"Suka rukun? Atau cekcok atau dendam dendaman? Kalau kita harus menghendaki kerukunan dan suasana damai," ucapnya.

Sebagai informasi, Prabowo Subianto menghadiri kampanye akbar di Stadion Gajayana Malang, Kamis (1/2/2024).

Kampanye akbar tersebut diselenggarakan oleh Partai Demokrat dan dihadiri oleh para petinggi partai. Mulai dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Pembina Partai Demokrat sekaligus presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono hingga Ketua Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) sekaligus Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES