Politik Pilkada 2024

Sinyal Dukungan PDI Perjuangan ke Khofifah Menguat, Ini Nama Cawagub yang Disodorkan

Kamis, 02 Mei 2024 - 05:53 | 27.56k
Said Abdullah. (Foto: Dok TI)
Said Abdullah. (Foto: Dok TI)
FOKUS

Pilkada 2024

Kecil Besar

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Bursa Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2024 semakin ramai. Hampir semua partai akan mengusung Khofifah Indar Parawansa (KIP) sebagai gubernur periode 2024-2029.

Partai-partai politik sepertinya berebut menyodorkan kadernya di Pilgub Jatim mendampingi Khofifah. Terbaru dari PDI Perjuangan. Partai besutan Megawati Soekarnoputri ini sudah siap mengusung Khofifah. Bahkan telah menyodorkan kadernya yang dianggap layak mendampingi Khofifah dalam ajang politik ini.

Advertisement

Budi 'Kanang' Sulityono, Wakil Ketua DPD PDIP Jatim, menyampaikan, tiga kader yang mereka usulkan adalah para kepala daerah berprestasi yang memiliki visi kuat untuk pembangunan daerah.

"Kami siapkan tiga nama. Pertama, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi; kedua, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin; ketiga, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana," jelas Kanang.

Dukungan ini bukanlah tanpa strategi. Sebelumnya, Ketua DPD PDIP Jatim, Said Abdullah, menyampaikan bahwa pilihan ini adalah hasil dari perencanaan matang dan pertimbangan mendalam mengenai kebutuhan Jawa Timur lima tahun ke depan. “Saya memang merayu Mbak Khofifah agar bisa bergandengan tangan dengan PDI Perjuangan untuk mencapai tujuan ini," ujar Said.

PDI Perjuangan yang telah lama dikenal sebagai kekuatan politik besar di Jawa Timur, tampaknya tengah mengatur strategi untuk memastikan bahwa koalisi ini dapat berjalan efektif. Said juga telah memberikan sinyal tentang potensi koalisi dengan Partai Amanat Nasional (PAN) guna menguatkan posisi Khofifah dalam kontestasi mendatang.

Sementara, Khofifah sendiri sebelumnya telah mendapatkan dukungan dari beberapa partai besar. Ada Demokrat, PAN, Gerindra, dan Golkar. Menariknya, Partai Demokrat menjadi satu-satunya yang sudah secara resmi mendeklarasikan paket lengkap dengan Khofifah dan Emil Dardak untuk bertarung kembali, mirip dengan konfigurasi pada periode sebelumnya.

Namun, dengan tiga partai lain yang belum memberikan konfirmasi tentang pasangan Khofifah-Emil untuk periode berikutnya, langkah PDI Perjuangan ini bisa menjadi game changer dalam dinamika politik yang sedang berkembang. Jika PDIP berhasil mengamankan posisi wakil gubernur, ini akan membuka peluang baru bagi strategi dan kebijakan yang akan diusung Khofifah untuk memajukan Jawa Timur.

Perjalanan menuju Pilgub Jatim 2024 masih panjang, dan setiap langkah politik yang diambil oleh para pemain kunci akan terus diawasi dengan seksama. Dengan persiapan yang matang dan strategi yang kuat, PDIP berharap untuk memperkuat koalisi dan memperjelas arah pembangunan Jawa Timur untuk lima tahun mendatang. (*)
 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Rudy Mulya
Publisher : Rifky Rezfany

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES