Politik Pilkada 2024

Wabup Sleman Danang Maharsa Maju Bakal Calon Bupati pada Pilkada 2024

Kamis, 09 Mei 2024 - 16:30 | 15.67k
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa maju sebagai bakal calon bupati dalam Pilkada Sleman 2024. (Foto: Dok. DPC PDIP Sleman)
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa maju sebagai bakal calon bupati dalam Pilkada Sleman 2024. (Foto: Dok. DPC PDIP Sleman)
FOKUS

Pilkada 2024

TIMESINDONESIA, SLEMAN – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa maju sebagai bakal calon bupati dalam Pilkada Sleman 2024. Danang yang merupakan petahana, mengembalikan berkas formulir pendaftaran di kantor DPC PDIP Sleman, Kamis (9/5/2024). 

"Ini sejarahnya panjang, mengapa akhirnya saya berkeyakinan untuk mendaftar sebagai Bupati Sleman," kata Danang, di Kantor DPC PDIP Sleman, Jalan Merbabu 3, Jaran, Tridadi, Kapanewon Sleman didampingi sejumlah relawan.

Danang mengatakan, dorongan dari akar rumput, menjadi alasan dirinya maju sebagai bakal calon Bupati Sleman. Selain itu, belum ada lagi bupati yang berasal dari PDIP sejak tiga periode kepemimpinan Bupati Sleman.

"Dengan dorongan teman-teman arus bawah dan semua pengurus, saya sebagai kader mempunyai keyakinan dan kepercayaan bahwa inilah waktunya PDI Perjuangan harus berani mencalonkan sebagai bupati," ucapnya.

Selain itu, keputusan maju sebagai bakal calon bupati Sleman juga tidak lepas dari dedication of life PDI Perjuangan.

“Bahwa kebahagiaan kita sebagai kader PDI Perjuangan untuk mengabdi kepada Tuhan, kepada tanah air, dan kepada masyarakat,” kata Danang.

Dikatakannya, keinginannya maju sebagai bakal calon bupati Sleman juga karena ingin menjadikan Sleman menjadi lebih baik pada kurun waktu lima tahun ke depan.

“Saya siap maju. Bergerak cepat melanjutkan pembangunan Sleman menjadi lebih baik,” ujarnya.

Untuk diketahui, pada Pilkada Sleman 2019 Danang maju sebagai wakil bupati berpasangan dengan Kustini Sri Purnomo. Saat ditanya apakah dirinya akan pecah kongsi dengan Kustini pecah kongsi pada Pilkada Sleman 2024, Danang memgatakan di dalam politik semua bisa terjadi.

"Sampai saat ini itu belum bisa kami sampaikan. Kami kan belum tahu Bu Kustini nanti akan daftar ke PDI Perjuangan. DPP nanti yang akan memutuskan seperti apa," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Sleman, Koeswanto menepis wacana pecah kongsi dengan Kustini. Dia mengatakan, meski sebagai partai pemenang pemilu legislatif (pileg), tetap akan membuka pintu untuk koalisi.

"Nggak ada pemikiran untuk pecah kongsi. Kami selalu membuka siapa pun yang mau mendaftar lewat PDI Perjuangan," ujarnya.

Koeswanto menambahkan, saat ini pihaknya telah membentuk tim untuk berkomunikasi dengan partai lain. Dia menegaskan peta koalisi di Pilkada Sleman 2024 akan lebih fleksibel.

"Kami sudah membentuk tim untuk komunikasi (dengan parpol lain). Ya semua partai mesra dengan kami," ucapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES