Politik

Bantuan Paving Caleg NasDem Banyuwangi Ditarik, Pelakunya Tim Sukses

Kamis, 16 Mei 2024 - 14:41 | 173.05k
Bantuan paving caleg di Perumahan New Taman Permata Indah, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, ditarik kembali oleh Tim Sukses. (Dok. TIMES Indonesia).
Bantuan paving caleg di Perumahan New Taman Permata Indah, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, ditarik kembali oleh Tim Sukses. (Dok. TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Kasus penarikan bantuan paving kembali menggemparkan Banyuwangi, Jawa Timur. Kali ini yang ditarik adalah paving bantuan dari Caleg DPRD Banyuwangi, Partai NasDem, dari Dapil 1 Banyuwangi, Bernat Sipahutar.

Pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 lalu, paving tersebut diserahkan kepada masyarakat di lingkungan Perumahan New Taman Permata Indah, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Dan tiba-tiba paving diambil kembali. Sontak, warga setempat pun gaduh bukan kepalang.

“Ini sangat disayangkan. Sebagai wakil rakyat harusnya bisa ngemong, karena berkaitan dengan citra diri dan nama baik partai politik,” ucap A, salah satu warga, Kamis (16/5/2024).

Dikonfirmasi awak media, Bernat Sipahutar, membenarkan adanya pengambilan bantuan paving yang dia berikan untuk masyarakat Perumahan New Taman Permata Indah, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Namun Caleg nomor urut 5 ini mengaku kaget. Karena penarikan bantuan paving tidak atas perintahnya, melainkan inisiatif sejumlah Tim Sukses.

“Demi Allah saya tidak tahu. Saya tidak pernah memerintahkan. Itu yang mengambil (menarik paving) adalah Yudi dan Mas Nur, Tim Sukses saya,” cetus Bernat Sipahutar.

Bernat bercerita, bantuan paving itu diberikan atas permintaan warga setempat. Paving dibeli dari uang pribadi si Bernat, kurang lebih sebesar Rp6,5 juta. Diakui, memang awalnya ada kesepakatan bahwa masyarakat setempat akan menyalurkan hak pilihnya kepada Bernat, selaku Caleg DPRD Banyuwangi, nomor urut 5 dari Dapil 1 Banyuwangi.

Namun saat pencoblosan, dari 300 suara yang disepakati, hanya muncul 60 suara saja. “Tapi itu tidak masalah. Saya tidak pernah mempermasalahkan itu. Saya kalau memberi ya memberi. Saya Ikhlas untuk masyarakat,” ujarnya.

Sesaat setelah pencoblosan, masih Bernat, dia didatangi sejumlah kawan dan Tim Sukses, diarahkan untuk mengambil kembali bantuan paving di Perumahan New Taman Permata Indah, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Namun, dengan tegas saran itu ditolak.

Apa yang disampaikan Bernat ini memancing banyak spekulasi warga di lingkungan Perumahan New Taman Permata Indah, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Khususnya tentang apa maksud dan dasar Tim Sukses Bernat Sipahutar pada Pileg 2024 lalu, yang telah berani mengambil kembali paving bantuan tersebut secara sepihak.

Padahal, paving dibeli oleh Bernat sendiri. Dan Bernat mengaku telah  mengikhlaskan bantuan paving tersebut.

Sayangnya, Yudi, selaku Tim Sukses yang disebut telah mengambil kembali bantuan paving Bernat Sipahutar, tidak menjawab konfirmasi wartawan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES