Politik

PKB Resmi Usung Gus Haris-Lora Fahmi di Pilbup Probolinggo

Minggu, 30 Juni 2024 - 20:42 | 17.81k
Gus Haris-Lora Fahmi menerima surat rekom dari PKB di Jakarta. (Foto: TI Photo Network)
Gus Haris-Lora Fahmi menerima surat rekom dari PKB di Jakarta. (Foto: TI Photo Network)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  resmi mengusung pasangan dr. Muhammad Haris, (Gus Haris) dan Fahmi AHZ., S.Kom. (Lora Fahmi), sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo untuk periode 2024-2029. Penyerahan rekom dilaksanakan di kantor DPP PKB Jakarta kepada kedua paslon, Minggu (30/6/2024).

Rekom PKB ini cukup ditunggu menyusul beberapa partai yang telah sepakat mengusung Gus Haris sebagai cabup. Partai-partai itu adalah Gerindra, Golkar, PPP, PKS, dan partai non parlemen. Partai-partai ini telah menetapkan nama pengasuh Ponpes Genggong itu sebagai cabup sambil menunggu pasangannya.

Untuk diketahui, dalam survei LSI Denny JA Maret lalu, elektabilitas Gus Haris menempati urutan teratas dibanding calon lain yang muncul. Elektabilitasnya telah menembus angka 55 persen. Bahkan jika simulasi dua pasangan, menembus angka 60 persen. 

Baca Juga: Gus Haris Unggul di Survei LSI Denny JA 

"Secara umum, di semua simulasi pasangan, baik simulasi 5 calon, 4 calon, 3 calon dan dua calon, elektabilitas Gus Haris dan calon lainnya terpaut 40 persen hingga 50 persen. Dengan angka ini, siapapun yang menjadi wakil Gus Haris nanti, pasangan ini dipastikan akan memenangi pilbup dengan tingkat kepercayaan 95 persen," ucap Ardian Sopa, direktur LSI Denny JA dalam keterangannya.

Karenanya, dengan resminya Lora Fahmi menjadi wakil Gus Haris ini akan semakin memperkuat elektabilitas Gus Haris nantinya. "Kami menarget kemenangan 85 persen untuk pasangan Gus Haris dan Lora Fahmi," ucap Ketua DPC Gerindra Probolinggo Muhammad Zubaidi.

Zubaidi juga menandaskan bahwa semua partai yang mengusung Gus Haris juga secara otomatis akan mengusung pasangan ini. "Semua partai pengusung Gus Haris sepakat dan menyerahkan wakilnya ke Gus Haris. Makanya dengan resminya pasangan Gus Haris dan Lora Fahmi ini, maka otomatis pula rekom pasangan dari semua partai tinggal memasukkan nama Lora Fahmi," ucap Zubaidi.

Keputusan PKB mengusung Gus Haris-Lora Fahmi ini diumumkan Dewan Pengurus Pusat PKB setelah melalui proses yang matang dan mempertimbangkan berbagai aspek.

"Keputusan ini ditetapkan berdasarkan berbagai dasar hukum yang mengatur partai, termasuk Pasal 7 huruf d dan huruf e, Pasal 8, Pasal 10 ayat (2) Anggaran Rumah Tangga Partai Kebangkitan Bangsa, serta beberapa pasal lain yang relevan. Keputusan ini juga mengacu pada peraturan yang ditetapkan dalam Peraturan Partai Kebangkitan Bangsa Nomor 09 Tahun 2024 tentang Penjaringan, Penetapan, dan Pengumuman Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota" bunyi keputusan yang ditandatangani Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Sekjen Hasanudin Wahid pada 27 Juni 2024 itu. 

Dalam keputusan Nomor 30334/DPP/01/VI/2024 itu, DPP PKB juga memerintahkan seluruh struktur pengurus PKB Probolinggo, termasuk anggota legislatif dan anggota partai se-Kabupaten Probolinggo, untuk bekerja keras memenangkan pasangan Gus Haris dan Lora Fahmi. Keterlibatan semua pihak diharapkan mampu menciptakan sinergi dan kolaborasi yang kuat untuk membawa perubahan positif di Kabupaten Probolinggo.

"Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, yakni 27 Juni 2024, dan akan terus berlaku hingga ada perubahan lebih lanjut jika diperlukan. Dalam hal terdapat kekeliruan atau kesalahan dalam keputusan ini, akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya."

Dokumen keputusan ini ditandatangani oleh H. A. Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum PKB dan M. Hasanuddin Wahid sebagai Sekretaris Jenderal PKB. Keputusan ini juga telah ditembuskan kepada DPW PKB Provinsi Jawa Timur, DPC PKB Kabupaten Probolinggo, DPAC PKB se-Kabupaten Probolinggo, dan DPRt PKB se-Kabupaten Probolinggo untuk tindakan lebih lanjut.

Dengan rekom pasangan ini, Gus Haris-Lora Fahmi mengumpulkan dukungan koalisi besar. Yakni Gerindra, Golkar, PKB, PPP, PKS, dan semua partai non parlemen kecuali PAN. Sehingga saat ini yang belum menentukan calon adalah PDI Perjuangan dan Nasdem. 

"Kami tentu menyampaikan terima kasih kepada semua partai, terkhusus PKB yang membersamai perjuangan ini. Kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi ini penting untuk membangun Probolinggo. Mari kita berbenah bersama untuk Probolinggo sae," ucap Gus Haris. (*)

 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rifky Rezfany

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES