Politik Pilkada 2024

Sanusi-Latifah Menguat, Bakal Paslon Cabup-Cawabup Malang Harapan Akar Rumput

Minggu, 07 Juli 2024 - 11:00 | 19.43k
Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Latifah Shohib, dalam kesempatan kunjungan silaturahmi nldi Rumah Dinas Bupati Malang, Jalan Gede, Kota Malang, belum lama ini. (Foto dok. )
Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Latifah Shohib, dalam kesempatan kunjungan silaturahmi nldi Rumah Dinas Bupati Malang, Jalan Gede, Kota Malang, belum lama ini. (Foto dok. )
FOKUS

Pilkada 2024

TIMESINDONESIA, MAL – Petahana Bupati Malang, Abah Sanusi, bakal berpasangan dengan Latifah Shohib, pada Pilkada Kabupaten Malang 2024 mendatang sepertinya semakin mendekati kenyataan.

Informasi dari sumber yang diterima TIMES Indonesia menyebutkan, dua tokoh yang tak asing bagi masyarakat di semua kalangan ini, akan menjadi bakal paslon Cabup-Cawabup Malang saat pilkada nanti.

Jika nantinya menjadi bakal paslon, Sanusi-Latifah bakal satu pake menjadi dengan tagline SALAF, yang beberapa waktu sebelumnya sempat muncul dalam bursa bakal calon untuk pilbup Malang mendatang.

Soal menguatnya bakal paslon Abah Sanusi dan Nyai Latifah ini, anggota Fraksi PKB Kabupaten Malang, Muslimin menyatakan, dua sosok tersebut sepertinya cocok dan sesuai harapan masyarakat di akar rumput.

Terlebih sosok Nyai Latifah Shohib, menurutnya punya kharisma, dan kedekatan kuat dengan pemilih PKB dan masyarakat di Kabupaten Malang.

"Bu Nyai Latifah orangnya sangat peduli, sering turun ke bawah, ringan tangan (suka menolong) juga. Sosoknya dalam kepemimpinan Kabupaten Malang merupakan harapan dan ditunggu-tunggu," kata Muslimin, menanggapi soal Latifah Shohib untuk calon kepala daerah mendatang.

Sanusi-2.jpg

Dukungan kepada Nyai Latifah, lanjutnya, juga tidak dinafikan, setidaknya dibuktikan ketika ia berniat mendaftar untuk maju dalam bursa calon kepala daerah belum lama ini.

"Buktinya, ketika Nyai berniat mendaftar itu masih dikawal. Saat bu Latifah daftar ke DPC PKB Kabupaten Malanh, dikawal oleh srikandi PKB dan para Perempuan Partai Kebangkitan Bangsa," yakin Muslimin.

Dari internal kader PKB Kabupaten, lanjutnya, juga punya harapan dukungan yang sama.

"Andaikata waktu itu kami tidak di luar kota, beberapa anggota fraksi PKB juga akan menemani Bu Nyai Latifah, saat mendaftar ke desk pilkada DPC PKB Kabupaten Malang," aku anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang ini.

Disinggung soal ada nama Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, H. Kholiq, yang juga mendaftar bakal calon dan mengantongi keputusan bersama kader PKB saat musyawarah kerja cabang DPC PKB lalu, Muslimin punya pandangan tersendiri.

Menurutnya, hasil Muskercab bukan hanya terkait pilkada, melainkan juga ada kontrak politik Ketua DPC PKB terkait target perolehan kursi DPRD terutama Kabupaten malang.

"Seingat Saya, pada Muskercab juga ada target untuk meraih 16 kursi DPRD. Tetapi, faktanya kursi PKB Kabupaten Malang berkurang 1, yang semula 12 kursi sekarang tinggal 11 kursi. Ini artinya DPC PKB Kabupaten Malang gagal memenuhi (kontrak politik)," tandasnya.

Meski tidak menampik bakal calon petahana Sanusi akan berpasangan dengan Nyai Latifah, menurut Muslimin hal tersebut masih menjadi harapan.

"Seperti apa kongkritnya (bakal paslon yang disusung PKB).kami sebagai kader tunduk dan patuh pada keputusan DPP PKB. Apapun keputusannya, kami siap untuk bekerja keras mengamankan keputusan tersebut," demikian anggota dewan yang terpilih kembali pada Pemilu 2024 ini. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES