Politik Pilkada 2024

Gerindra DIY Berikan Surat Tugas kepada Harda Kiswaya dan Marijo sebagai Bakal Calon Bupati

Senin, 08 Juli 2024 - 18:25 | 12.79k
Ketua DPD Partai Gerindra DIY Danang Wicaksana Sulistya bersama pengurus DPD Gerindra DIY menyerahkan secara resmi surat tugas kepada bakal calon bupati Sleman Harda Kiswaya. (FOTO: Rahadian/TIMES Indonesia)
Ketua DPD Partai Gerindra DIY Danang Wicaksana Sulistya bersama pengurus DPD Gerindra DIY menyerahkan secara resmi surat tugas kepada bakal calon bupati Sleman Harda Kiswaya. (FOTO: Rahadian/TIMES Indonesia)
FOKUS

Pilkada 2024

TIMESINDONESIA, SLEMAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) secara resmi memberikan surat tugas kepada dua bakal calon bupati untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Surat tugas tersebut diberikan langsung kepada dua bakal calon bupati, di Kantor DPD Gerindra DIY, Senin (8/6/2024).

Surat tugas dari DPP Gerindra yang diserahkan melalui DPD Gerindra tersebut diberikan kepada Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Harda Kiswaya selaku bakal calon Bupati Sleman, dan Marijo selaku bakal calon Bupati Kulonprogo.

Keputusan ini disampaikan oleh Nur Subiyantoro, Sekretaris DPD Gerindra DIY sekaligus Ketua Tim Monev Pilkada se-DIY. Menurut Nur Subiyantoro, Gerindra menggunakan pendekatan "bottom-up" dalam proses penentuan calon bupati yang akan diusung. 

"Kami lebih menghormati dengan memberikan kewenangan kepada DPD dan DPC. Ketika DPC dan DPD memberikan usulan bakal calon, kami diskusikan dengan berbagai aspek dan pertimbangan. Hingga akhirnya, mengerucut ke satu nama, dan kami menghargai keputusan tersebut," jelasnya.

Surat tugas yang diberikan kepada Harda Kiswaya dan Marijo menandai langkah awal Gerindra DIY dalam persiapan Pilkada 2024. Melalui surat tugas tersebut, memberikan kewenangan bagi Harda Kiswaya dan Marijo untuk menentukan calon wakil yang akan menjadi pasangannya.

"Surat tugas ini memberikan kewenangan kepada pemegang surat tugas, Pak Harda di Sleman dan Pak Marijo di Kulonprogo, untuk membangun partai koalisi dan menentukan calon wakil," lanjut Nur Subiyantoro.

Lebih lanjut, surat tugas ini juga berfungsi sebagai mandat untuk memulai pembentukan koalisi dengan partai lain. 

"Gerindra belum mempunyai cukup kursi untuk mengusung calon sendiri, jadi kami harus berkoalisi dengan partai lain," tegas Nur Subiyantoro. 

Diberitakan sebelumnya, lima partai politik di Sleman meliputi Gerindra, Golkar, PKS, PPP dan NasDem sepakat membentuk Koalisi Sleman Bersatu (KSB). Koalisi lima parpol ini sudah membuat kesepakatan atau MoU untuk sama-sama mengusung calon bupati dan wakil bupati dalam kontestasi Pilkada Sleman 2024.

KSB, menurutnya juga menjadi salah satu faktor pertimbangan penting bagi DPD Gerindra DIY untuk memberikan surat tugas kepada Harda Kiswaya. DPD Gerindra DIY juga sudah menugaskan kepada Harda agar semakin intens berkomunikasi dengan koalisi partai yang sudah terbentuk. 

"Kami telah memerintahkan Pak Harda untuk semakin intens berkomunikasi dengan koalisi yang sudah terbentuk."

Selain itu, dalam surat tugas juga dijelaskan bahwa penerima surat tugas harus segera menentukan pasangan calon (paslon) untuk diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) melalui DPD setelah proses di tingkat DPC selesai.

"Target kami di akhir bulan Juli ini, masing-masing yang diberikan surat tugas sudah menaikkan paslonnya," imbuh Nur Subiyantoro.

Adapun alasan penunjukan Marijo sebagai bakal calon Bupati Kulonprogo adalah karena yang bersangkutan merupakan kader partai dan pengurus DPC Gerindra Kulonprogo.

"Pak Marijo juga sudah berkomunikasi dengan partai-partai calon pengusungnya, bahkan sudah mencapai kesepakatan," tambahnya.

Sementara itu, proses penentuan bakal calon di tiga wilayah lainnya di DIY, yaitu Kota Yogyakarta, Gunungkidul, dan Bantul masih berlanjut.

"Kami berpesan kepada masing-masing DPC agar segera mengusulkan calon yang akan diusung ke DPD agar bisa kami proses," tutup Nur Subiyantoro.

Sementara itu, Ketua DPD Gerindra DIY Danang Wicaksana Sulistya menambahkan, surat tugas dari DPP Gerindra tersebut agar calon yang akan diusung segera mendapatkan perahu koalisi dan pasangan. 

"Kami DPD menyampaikan surat tugas dari DPP kepada calon yang akan dimenangkan oleh seluruh komponen Gerindra agar segera mendapatkan perahu koalisi dan pasangan," kata Danang. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES