Positive News from Indonesia

Mas Dokter Puguh; Kristalisasi Pengalaman yang Terus Mengalir

Jumat, 18 November 2022 - 20:40 | 25.35k
drh. Puguh Wiji Pamungkas, M.M.
drh. Puguh Wiji Pamungkas, M.M.

TIMESINDONESIA, JAKARTA"Merawat optimisme dan merencanakan kemustahilan 
bisa jadi merupakan formula yang dibutuhkan oleh kita 
untuk mencapai kemuliaan dunia dan kehormatan akhirat."

Kalimat indah di atas adalah kalimatnya Mas Dokter Puguh. Kesimpulan yang bijaksana. Plus penuh makna mendalam. 

Advertisement

Saya haqqul yaqin bahwa kalimat itu muncul dari kristalisasi pengalaman Mas Puguh selama berjuang panjang mengarungi jalan hidupnya. Baik saat bujang sebagai anak kampung, maupun saat menjadi couplepreneur bareng sang istri; Mbak Dokter Fitriya. 

Maka, ketika kristalisasi pengalaman hidup Mas Dokter Puguh ini menjadi kata-kata yang tersusun indah dalam buku yang luar biasa ini, saya pun langsung bisa membaca Mas Dokter Puguh. Walau pun saat membaca awal-awal buku ini saya sempat bertanya dalam hati; "Mas Puguh Sampean ini siapa sih?"

Pertanyaan itu wajar. Apalagi bagi saya yang belum mengenal secara mendalam Mas Dokter Puguh yang pengusaha kesehatan ini. Ketemu pun baru sekali. Itu pun di dunia maya. 

Dasar kewajarannya sederhana. Kok ada dokter yang biasanya tidak bisa mengutarakan kepintarannya ke bentuk tulisan, tiba-tiba ini ada buku yang sungguh sangat baik. Wong saya saja sampai sekarang tidak bisa membaca tulisannya dokter sama sekali, hehehe. 

Namun ketika membaca halaman demi halaman, "kelamin" Mas Dokter Puguh ini pun makin tampak. Makin dalam lagi membaca, kian jelas. Sampai akhirnya bertemulah sosok tak kasat mata yang penuh peluh dan keringat pengalaman dan keilmuan yang luar biasa. Namanya; Mas drh. Puguh Wiji Pamungkas, M.M. Sosok penuh energi jiwa yang kini terus berikhtiar "Merawat Optimisme dan Merencanakan Kemustahilan". Terkhusus di bidang "Bisnis, Cinta, dan Karir". Tujuannya; "Mendesain Kemuliaan Dunia untuk Mendapatkan Kemulyaan Akherat". 

Energi jiwa itu sangat terasa dalam untaian kata buku yang dijuduli sama dengan ikhtiar Mas Puguh itu. Ada eleksir kuat sebagai makanan jiwa dalam buku ini. Apalagi bagi jiwa-jiwa yang tiap saat butuh berkultivasi dalam menjalani realitas kehidupan yang mulai penat. 

Ya, energi yang ingin dilepaskan Mas Dokter Puguh itu adalah optimisme. Ini adalah energi pegangan manusia dalam konteks apapun. Tidak hanya dalam bisnis, cinta, dan karir seperti yang sudah dijalani Mas Dokter Puguh, tapi dalam semua aspek kehidupan. Baik yang lahir maupun batin. Yang material maupun spiritual. 

Di wilayah proses perjuangan hidup, kebahagiaan, dan kesuksesan, sesungguhnya optimisme berada pada dua posisi yang sangat penting. Pertama optimisme berada di posisi tujuan (goal). Kedua optimisme di posisi proses. 

Optimisme di posisi tujuan memiliki makna bahwa sikap hidup optimis itu merupakan tujuan untuk memperbaiki jiwa yang labil dalam menggapai kesuksesan. Karena sesungguhnya siapapun yang ingin sukses, optimisme-lah yang harus menjadi dasarnya. 

Orang sukses pasti orang optimis. Orang pesimis susah untuk sukses. Bahasa lain; optimisme mempermudah jalan untuk sukses. Pesimisme memperlebar jurang untuk gagal. 

Banyak pakar energi jiwa menyimpulkan bahwa optimisme itu adalah pondasi dasar untuk kesuksesan hidup. Sebab, sebelum mencapai goal berupa hasil sukses, sikap optimistis harus terlebih dulu dibentuk. 

Puguh-Wiji-Pamungkas.jpg

Proses membentuk sikap optimistis ini pun tidak gampang. Manusia harus melalui banyak sekali tempaan hidup. Pula tempaan spiritual yang mendasar dan mendalam. Tempaan hidup itu bisa berupa pengalaman jatuh bangun, caci maki, hina cercaan, sanjung bumbung, dan lain sebagainya. 

Setelah pengalaman hidup itu terpenuhi, pertama yang akan muncul adalah keyakinan sebagai nutrisi dasar. Keyakinan akan segala ketentuan Tuhan secara spiritual, dan keyakinan akan langkah hidupnya tanpa keraguan. 

Ambillah langkah pertama dengan keyakinan. Tak usah kau lihat semua anak tangga, hanya perlu lakukan langkah pertama saja. Begitu bahasa Marthin Luther King Jr.

Lewat tangga-tangga itulah proses optimisme terbentuk. Nutrisi intinya adalah keyakinan. Suplemen tambahannya; berpikir positif, kata positif, perilaku positif, kebiasaan positif, nilai-nilai positif, dan takdir yang baik. 

Saat nutrisi dan suplemen terpenuhi semua, optimisme akan memancar ke mana-mana bak cahaya matahari. Cahaya optimisme itu pun dengan mudah dipakai untuk apa saja. Termasuk merencanakan segala kemustahilan, lalu mendobrak yang mustahil itu menjadi maujud dan munasabah.

Yang menarik, segala dan semua proses ini semua telah dialami dan dijalani Mas Dokter Puguh. Dari seorang anak biasa dari desa terbelakang, Mas Puguh menjelma menjadi orang baik dan sukses seperti sekarang ini. Baik dalam karir, bisnis, dan tentu cinta. 

Yang terakhir ini pun klop. Sukses dalam cinta berkat "kultivasi ganda" dengan sang istri, Mbak Fitriya (dr. Fitriya Fajar Wati, M. Kes). Keduanya pun couplepreneur yang serasi dalam segala usaha dan bisnis. 

Dengan nutrisi dan suplemen hidup itu pula, saya sangat yakin kalau Mas Dokter Puguh akan mampu untuk "Mendesain Kemuliaan Dunia untuk Mendapatkan Kemuliaan Akherat" dengan caranya yang sangat optimistis itu. 

Ya, sangat yakin Beliau bisa. Karena sesungguhnya rel saya dan Mas Dokter Puguh sama. Saya di jalur jurusan jurnalisme, Mas Puguh di jalur jurusan kesehatan yang holistik. Apalagi nutrisi juga sama: keyakinan kuat yang membentuk optimisme.  

Over all atas semuanya, moralitas dan adab tetap menjadi prioritas utama dalam berjalan. Dan yakin, Mas Puguh pun sependapat dengan saya bahwa; "Manfaat tidak akan pernah mengalahkan moralitas, dan moralitas adalah dasar dari segalanya". 

Selamat Mas Dokter Puguh. Terus alirkan kriatalisasi pengalaman hidup Sampean, biarkan mengalir sampai jauh. Kelak manfaatnya akan menjadi jariyah sebagai kemuliaan Sampean di akherat kelak. Tabiik Mas! (Khoirul Anwar)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES