DLH Pandeglang Dambakan Penambahan Armada Angkutan Sampah

TIMESINDONESIA, PANDEGLANG – Untuk mewujudkan daerah yang bersih dan bebas dari sampah, salah satunya dibutuhkan jumlah armada angkutan sampah yang memadai. Sebagaimana diharapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kabupaten Pandeglang.
Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan DLH Pandeglang, Tb Entus Maksudi menyatakan, sampai saat ini sampah masih menjadi persoalan bersama. Terlebih, DLH hanya mempunyai 23 unit kendaraan operasional sampah.
Advertisement
"Ada 13 unit kendaraan jenis truk, sisanya berupa mobil kecil dengan kapasitas rendah, dan beberapa motor pengangkut sampah," kata Entus, Senin (18/3/2019).
Menurutnya, jumlah armada angkutan sampah yang ada belum cukup untuk mengoptimalkan angkutan sampah. Karena, Pandeglang memiliki 35 Kecamatan. Selama ini, 1 Kecamatan bisa melayani 2 sampai 3 Kecamatan.
Selain itu, armada angkutan sampah jenis container juga kurang. Saat ini, Pandeglang hanya ada 16 unit container. Sementara tiap harinya, volume sampah di Pandeglang selalu meningkat. "Lagi - lagi, hal itu mempengaruhi terhadap optimalnya menjalankan program Pandeglang Bebas Sampah," tambahnya.
Kekurangan fasilitas itu juga terjadi di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA). Di mana, alat berat di dua TPSA yang beroperasi di Pandeglang yaitu Bangkonol, Kecamatan Koroncong dan di TPSA Bojong Canar, Kecamatan Cikedal hanya tiga unit.
"Itu-pun usianya sudah sangat tua. Di Bangkonol ada 2 unit, satu lagi di Bojong Canar," kata Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan DLH Pandeglang, Tb Entus Maksudi. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |
Publisher | : Sofyan Saqi Futaki |
Sumber | : TIMES Jakarta |