Jalur Payung-Songgoriti Kembali Longsor, Jalan Raya Batu-Kediri Ditutup Sampai Sabtu

TIMESINDONESIA, BATU – Tim gabungan pembersihan tanah longsor bekerja keras untuk membebaskan Jalan Payung 2 Songgoriti Kota Batu, Jawa Timur. Namun karena keadaan, pukul 20.50 WIB. BPBD Kota Batu mengumumkan bahwa jalur provinsi yang menghubungkan Kota Batu dengan Kediri ini ditutup total hingga besok.
Kondisi cuaca yang tidak memungkinkan serta terus terjadinya tanah longsor susulan ditempat yang sama membuat para pemangku kepentingan menggelar rapat dan memutuskan untuk menutup jalan Payung Songgoriti hingga Sabtu (6/2/2021).
Advertisement
Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu mengatakan keputusan menutup jalan Payung Songgoriti hingga besok untuk kebaikan semua pihak.
“Hasil kesepakatan semua pihak yang terlibat diputuskan jalur payung di tutup total sampai dengan esok hari (Sabtu) mengingat penanganan dari sore sampai malam hari ini sudah 3 kali terjadi longsoran susulan, karena tanah sangat labil dan intensitas hujan masih tinggi,” ujar Agung Sedayu.
Selain itu, di lokasi tanah longsor terdapat beberapa pipa saluran air yang terputus di atas longsoran. Menurutnya kondisi ini sangat membahayakan untuk penanganan, sehingga jalur harus ditutup dua arah.
“Di mohon untuk rekan-rekan media membantu menginformasikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Jalur Payung Songgoriti ini jalur yang vital, karena jalur utama yang menghubungkan Kota Batu dengan Kabupaten Malang atau ke Kediri dan Jombang. Jika jalur yang dibuat di era kolonial ini tutup, maka hanya ada satu jalur alternative yang bisa dilewati kendaraan yakni melewati jalur Klemuk Songgoriti.
Namun jika melewati jalur ini melalui Songgoriti, jalannya terlalu menanjak, sementara jika dari arah sebaliknya jalur jalan sangat menurun tajam dan rawan rem blong.
Sebelumnya, BPBD Kota Batu sudah mendatangkan alat berat untuk membersihkan longsoran sekaligus menyemprot jalan raya agar tidak licin. Namun berulang terjadi tanah longsor susulan sehingga akhirnya diputuskan jalan ditutup hingga esok. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |
Publisher | : Ahmad Rizki Mubarok |