Ekskavasi Situs Pandegong Bakal Diperpanjang 10 Hari Lagi

TIMESINDONESIA, JOMBANG – Diduga masih ada 3 arca yang tertibun di dalam Situs Pandegong, Ekskavasi tahap kedua bakal diperpanjang selama 10 hari kedepan.
Sebelumnya situs yang teletak di area persawahan Dusun Kwasen, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur telah diekskavasi mulai dari tanggal 16-25 Maret 2022. Besok Jum'at (25/3/2022) adalah hari terakhir ekskavasi.
Advertisement
Namun, setelah pada hari ke-9 ekskavasi yaitu pada hari Kamis (24/3/2022) kedatangan Wakil Bupati Jombang Sumrambah dan Kapolres Jombang Moh. Nurhidayat ekskavasi bakal diperpanjang selama 10 hari kedepan dengan anggaran sisa.
Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Jombang Dian Yunita Sari saat memberikan penjelasan di lokasi, Kamis (24/3/2022). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
"Insyallah akan diperpanjang lagi. Masih ada sisa anggaran sekitar 50an juta," kata Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Jombang Dian Yunita Sari, Kamis (24/3/2022).
Keputusan itu, diambil setelah mendapatkan penjelasan dari tim ahli arkeolog Jatim bahwa dalam situs tersebut kemungkinan masih menyisakan 3 arca. "Lebih jelasnya, menungguh hasil rapat lagi," jelasnya.
Sementara itu, untuk pemugaran situs pihaknya belum bisa memastikan sebab memerlukan biaya yang cukup banyak. "Nanti kami akan mengajukan lagi P-APBD atau PAK tahun 2022 ini. Semoga saja di ACC," ungkapnya.
Wabup Jombang Sumrambah dan Kapolres Jombang Moh. Nur Hidayat saat meninjau ekskavasi Situs Pandegong, Kamis (24/3/2022). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
Sementara itu, Sumrambah Wabup Jombang yang saat itu meninjau lokasi ekskavasi secara langsung merasa kagum akan bukti sejarah yang ada di Jombang termasuk penemuan Situs Pandegong. Ia juga mendorong agar situs yang diperkirakan dibangun pada abad 10 bisa diekskavasi kembali.
"Insyallah akan dilanjutkan kembali, kita masukan di PAK. Semoga denah dari situs ini bisa terlihat secara utuh," jelasnya.
Menurutnya, situs Pandegong ini merupakan bukti autentik bahwa Jombang mempunyai peradaban sejarah yang panjang yang bisa dipelajari dari segi keilmuannya. "Situs ini kan pusat kerajaan medang kerajaan tertua di pulau Jawa. Maka harus kita jaga dan rawat bersama," ujar Sumrambah. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Deasy Mayasari |
Publisher | : Lucky Setyo Hendrawan |