Religi TIMES Ramadan

Tarawih Malam ke-23 Ramadan Pahalanya Seperti Membangun Kota di Surga

Selasa, 02 April 2024 - 19:29 | 18.69k
Ilustrasi Shalat Tarawih Malam ke-24 Ramadan. (FOTO: Akademi AI/TI)
Ilustrasi Shalat Tarawih Malam ke-24 Ramadan. (FOTO: Akademi AI/TI)
FOKUS

TIMES Ramadan

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ramadan, bulan penuh berkah dan ampunan, kembali menyapa umat Islam di seluruh dunia. Di bulan istimewa ini, amalan ibadah menjadi fokus utama, salah satunya salat Tarawih yang digemari banyak orang.

Setiap malam di Ramadan, masjid-masjid ramai dengan jamaah yang menunaikan salat Tarawih. Tak hanya pahala berlimpah, setiap malam Tarawih diyakini memiliki keutamaan tersendiri, termasuk malam ke-23.

Dalam kitab Durrotun Nashihin karya Syekh Utsman bin Hasan bin Ahmad Asy-Syakir Al-Khaubawiyyi, dijelaskan bahwa pada malam ke-23 Ramadan, Allah SWT akan membangunkan kota di dalam surga bagi mereka yang melaksanakan salat Tarawih.

وَفِي اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ وَالْعِشْرِينَ بَنَى اللَّهُ لَهُ مَدِينَةً فِي الْجَنَّةِ

Artinya:

"Pada malam yang ke-23 ini, Allah akan membangunkan kota di dalam surga barangsiapa yang melaksanakan salat tarawih."

Meskipun tidak ada keutamaan khusus terkait jumlah rakaat Tarawih, umumnya umat Islam menunaikannya dalam jumlah genap, seperti 8, 12, atau 20 rakaat, dilanjutkan dengan witir 3 rakaat. Praktek ini didasarkan pada anjuran Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya.

Namun, esensi utama Tarawih terletak pada niat tulus dan ikhlas untuk mendapatkan ampunan dan ridho Allah SWT.

Hadits Nabi SAW tentang Keutamaan Tarawih

Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk melaksanakan salat Tarawih, karena siapa pun yang berharap dosanya di masa lalu diampuni, hendaknya melakukan salat sunnah ini di antara dua kali salam atau setiap empat rakaat.

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ)

Artinya:

“Barang siapa melakukan shalat (Tarawih) pada Ramadan dengan iman dan ikhlas (karena Allah ta’âlâ) maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaq ‘Alaih).

Malam ke-23 Ramadan menjadi momen istimewa untuk merefleksikan diri, memperbanyak amalan ibadah, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan niat tulus dan ikhlas, menunaikan salat Tarawih di malam ke-23 diharapkan dapat mengantarkan umat Islam pada ampunan dosa dan pahala yang berlimpah. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES