Tekno

WhatsApp Batasi Fitur Tangkapan Layar untuk Melindungi Privasi Pengguna

Kamis, 22 Februari 2024 - 12:17 | 29.90k
Aplikasi WhatsApp (Foto: The Ferge)
Aplikasi WhatsApp (Foto: The Ferge)

TIMESINDONESIA, JAKARTAWhatsApp, salah satu aplikasi pesan instan paling populer, dikabarkan tengah melakukan uji coba fitur pembatasan tangkapan layar atau "screenshot" pada foto profil pengguna. Langkah ini diambil untuk meningkatkan perlindungan privasi pengguna terhadap potensi pencurian identitas oleh kontak yang tidak sah.

Fitur tersebut pertama kali diungkap oleh WABetaInfo dalam laporan kepada Phone Arena pada Rabu (21/2). Fitur ini terlihat dalam versi beta Android 2.24.4.25 aplikasi, yang saat ini masih terbatas pada sejumlah pengguna beta terpilih. WhatsApp berencana untuk meluncurkannya secara lebih luas dalam beberapa minggu mendatang.

Dengan penerapan fitur ini, saat seseorang mencoba mengambil tangkapan layar gambar profil kontak, layar hitam akan muncul dengan pesan: "Tidak dapat mengambil tangkapan layar karena pembatasan aplikasi." Langkah ini merupakan upaya WhatsApp untuk memperkuat ketentuan yang telah diterapkan lima tahun lalu, yang melarang pengunduhan gambar profil pengguna lain secara langsung.

Meskipun fitur ini dianggap sebagai langkah yang baik, namun beberapa pengguna yang tidak bertanggung jawab masih bisa mengakalinya dengan mengambil tangkapan layar gambar profil. Kehadiran fitur pembatasan tangkapan layar ini diharapkan menjadi solusi bagi pengguna yang menginginkan kontrol lebih baik atas privasi mereka, termasuk keamanan identitas foto profil.

Meski begitu, pengguna harus bersabar menunggu hasil pengetesan aplikasi beta yang menunjukkan hasil yang memuaskan. Ini adalah langkah penting yang diambil WhatsApp untuk mengatasi masalah keamanan dan privasi pengguna dalam platform mereka. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES