Wisata

Perputaran Uang Wisatawan Saat Libur Lebaran di Banyuwangi Capai Rp800 Miliar

Selasa, 10 Mei 2022 - 17:34 | 84.83k
Wisata Pulau Merah dipadati para pengunjung (Foto : Rizki Alfian/TIMES Indonesia)
Wisata Pulau Merah dipadati para pengunjung (Foto : Rizki Alfian/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGILibur lebaran Idul Fitri mulai 30 April hingga 8 Mei 2022, berpengaruh terhadap wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi. Tercatat jumlah wisatawan yang berlibur ke ujung timur Pulau Jawa ini sebanyak 243.712 orang.

Dari jumlah tersebut sebagian besar adalah wisatawan domestik. Berdasarkan survei Alvara, rata-rata spending money wisatawan domestik mencapai Rp3,2 juta per kunjungan, sedangkan wisatawan asing spending money-nya mencapai Rp3,7 Juta.

Advertisement

Dari data tersebut diperkirakan ada sekitar Rp800 miliar spending money atau belanja para wisatawan selama liburan hari raya Idul Fitri di Banyuwangi.

Spending money para wisatawan tersebut digunakan untuk 26 persen biaya penginapan, 25 persen kebutuhan makan dan minum dan 17 persen untuk belanja oleh-oleh. 

Wisata-Pulau-Merah-2.jpg

Masih menurut data survei Alvara, rata-rata lama tinggal para wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi untuk wisatawan domestik mencapai 2,5 hari, sedangkan wisatawan asing selama 3,4 hari. 

Berkah libur lebaran ini benar-benar dirasakan oleh para pelaku industri pariwisata, salah satunya adalah Edwin Yunianto, Manager Pusat Oleh-oleh Osing Deles.

Edwin yang juga Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Kabupaten Banyuwangi itu menyebut, selama libur lebaran ini peningkatan omset penjualan pusat oleh-oleh yang dia kelola mencapai 100 persen dibandingkan sebelum liburan.

Menurut Edwin, peningkatan omset juga dinikmati rekan-rekannya sesama pegelola pusat oleh-oleh yang lain yang tergabung dalam PHRI. 

"Rata-rata peningkatan omset teman-teman selama liburan ini dikisaran 100 hingga 150 persen. Bahkan di hari Senin kemarin (9/5/2022) omset kami masih bertahan tidak berkurang dibanding hari sebelumnya,” jelas Edwin. 

Hal yang sama disampaikan oleh Hilman, Pengelola Kuliner Sea Food Fish Market Mandar. Dia menjelaskan selama libur lebaran, peningkatan omset Resto yang dia kelola mencapai 400 hingga 500 persen dibandingkan hari biasa. 

“Peningkatan omset penjualan yang kami rasakan juga dinikmati oleh teman-teman pemilik warung sea food lain di sepanjang plengsengan Kampung Mandar ini," ungkap Hilman.   

Tidak hanya restoran dan pusat oleh-oleh, berkah libur lebaran juga dirasakan para pengelola Rent Car di Banyuwangi. 

Setyo Ponco Utomo, Pengurus ASPERDA atau Asosiasi Pengusaha Rent Car Daerah Banyuwangi yang juga pemilik Langgeng Trans Wisata menyampaikan, dari 30 Armada yang dikelola mulai H-1 hingga H + 9 lebaran, armada miliknya sudah dibooking pelanggan.

Wisata-Pulau-Merah-3.jpg

“Meski tarif sewa kendaraan naik hingga 50 persen, kami masih kekurangan armada selama libur lebaran ini. Dan teman teman di Asperda juga sama. Rata-rata pelanggan menyewa untuk 5 hari," ungkap Ponco.

Yang paling banyak menerima berkah libur lebaran ini adalah para pengelola hotel dan tempat wisata di Banyuwangi. 

Data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, hampir semua hotel bintang dan melati di Banyuwangi tingkat okupansinya selama libur lebaran mencapai rata-rata 90 persen.

Bahkan ada beberapa hotel yang sold out hingga 100 persen. Tidak hanya hotel, beberapa homestay juga sudah habis dibooking hingga tanggal 8 Mei 2022.

Sementara destinasi wisata, hampir semua dibanjiri para pengunjung. Kunjungan tertinggi berada di Pantai Marina Boom, selama libur 9 hari kunjungan wisatanya mencapai 61 ribu orang. Pulau Merah mencapai 24 ribu pengunjung, kemudian Pantai Cacalan mencapai 12 ribu pengunjung. Disusul Pantai GWD yang hampir mencapai 12 ribu pengunjung.

"Bahkan Hutan De Djawatan mencapai 10,2 ribu pengunjung, TN Alas Purwo dan Desa Wisata Tamansari masing-masing 10 ribu pengunjung," ujarnya.

Kepala Disbudpar Banyuwangi, M.Y Bramuda menyampaikan apresiasinya kepada para pelaku pariwisata yang telah melayani dengan baik para wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi.

“Kita berharap dengan layanan terbaik yang kita berikan kepada wisatawan akan kembali berkunjung ke Banyuwangi. Tingginya jumlah kunjungan wisatawan selama libur lebaran, semoga menjadi momentum mulai pulihnya sektor pariwisata setelah terdampak pandemi Covid-19," pungkas Bramuda. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES