Wisata

Wisata Paralayang di Atas Langit Majalengka, Yuk Rasakan Sensasi Angin "Genit"

Senin, 04 Juli 2022 - 02:03 | 64.80k
Obyek Wisata Gunung Panten Paralayang Majalengka. (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)
Obyek Wisata Gunung Panten Paralayang Majalengka. (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MAJALENGKA – Suhu udara yang begitu panas bikin gerah membuat Anda tidak nyaman? Tak perlu jauh-jauh "terbang" ke belahan bumi lain untuk kabur dari teriknya matahari yang saat ini tengah memasuki musim kemarau.

Di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, ternyata banyak juga lho tempat-tempat berhawa sejuk yang asyik buat liburan bersama keluarga. Bukan cuma Terasering dan air terjun saja.

Advertisement

Di Majalengka juga terdapat Obyek Wisata Gunung Panten Paralayang. Pengunjung dapat melihat panorama Kota Majalengka dari mulai lembah, bukit dan jejeran bangunan dari wisata paralayang ini. 

Obyek wisata tersebut, masuk dalam wilayah Kelurahan Munjul, Kecamatan dan Kabupaten Majalengka atau sekitar 15 menit dari Bunderan Tugu Bola Dunia atau Bunderan Munjul.

Ya, keindahan panorama Gunung Panten Paralayang nan megah dan anggun memang tiada duanya. Didukung dengan udaranya yang bersih dan alami.

Namun, jika wisatawan berkunjung saat ini, selain akan terasa berwisata di atas "awang -awang" anda juga dipastikan akan disambut dengan hembusan angin yang cukup kencang.

Sehingga Obyek Wisata Gunung Panten Paralayang ini, sangat cocok sebagai tempat melepaskan beban pikiran dari rutinitas sehari-hari. Disarankan pengunjung datanglah pada pagi atau sore hari untuk menikmati keindahan Majalengka.

Karena suasananya yang tenang dan elok. Duduk-duduk di tepi curam yang indah sambil ditemani dengan secangkir kopi atau teh hangat tentu akan membuat pikiran lebih jernih.

Etsss! Jangan lupa pengunjung perempuan disarankan tidak boleh memakai rok. Karena, beberapa hari terakhir angin "Genit" mulai menyapa wilayah Kabupaten Majalengka.

Kecepatan angin yang mencapai 46-56 km per jam ini bisa menyingkapkan pakaian perempuan yang mengenakan rok lebar. Lantaran angin tersebut terkesan genit. Sehingga dari dasar inilah Kabupaten Majalengka dijuluki sebagai Kota Angin.

Angin 'Genit' Mulai Menerjang Majalengka

Sementara itu, menurut BMKG fenomena tersebut, merupakan angin kumbang. Munculnya angin kumbang ditandai dengan penurunan kelembaban udara antara 5-34 persen per jam pada pagi hingga siang hari.

"Angin ini juga ditandai dengan adanya kenaikan suhu udara sebesar 2-5 derajat celsius per jam pada pagi hari hingga siang hari," ucap prakirawan BMKG Kertajati Majalengka, Ahmad Faiz Zy, dikutip dari laman detikjabar, Minggu (3/7/2022).

Menurutnya, angin kumbang biasa terjadi saat memasuki bulan Juli hingga Oktober. Namun, fenomena ini, kata dia, tak hanya dirasakan di wilayah Majalengka saja, melainkan Cirebon dan Kuningan juga mengalami perubahan kecepatan angin.

Fenomena ini tak hanya terjadi pada perubahan kecepatan angin saja, akan tetapi suhu udara juga akan mengalami kenaikan. Dengan demikian, masyarakat maupun para pengunjung Obyek Wisata Paralayang Majalengka disarankan agar lebih banyak mengkonsumsi air. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES