Wisata

Lembah Mbencirang, Ikon Desa Wisata Kebontunggul Kabupaten Mojokerto

Senin, 19 September 2022 - 10:32 | 26.61k
Kolam renang wana wisata Lembah Mbencirang yang terletak di Desa Kebontunggul, Gondang, Kabupaten Mojokerto, Senin (19/9/2022). (Foto: Thaoqid Nur/TIMES Indonesia)
Kolam renang wana wisata Lembah Mbencirang yang terletak di Desa Kebontunggul, Gondang, Kabupaten Mojokerto, Senin (19/9/2022). (Foto: Thaoqid Nur/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MOJOKERTOLembah Mbencirang merupakan wana wisata di Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Wisata Lembah Mbencirang ini memadukan potensi kekayaan alam, pesona alam, dan kearifan lokal.

Nama Mbencirang diambil dari nama tempat yang memiliki tipologi alam seperti lembah, untuk menuju Mbencirang harus melewati jurang landai yang dikenal masyarakat dengan nama Jurang Menyek. Mbencirang berada di kaki Alas Wedok yang dikelola oleh Perhutani.

Advertisement

Istilah Mbencirang diambil dari cerita masyarakat bahwa konon terdapat gadis cantik yang tidak berkenan dijodohkan orang tuanya lalu meninggalkan rumahnya dan menghilang di Alas Wedok namun sebelum masuk hutan, gadis tersebut sempat menangis seperti meraung-raung dengan perasaan benci sehingga tempat tersebut dinamai Lembah Mbencirang .

Objek wisata ini menyuguhkan pemandangan Gunung Anjasmoro dan Gunung Welirang. Sumber mata dari pegunungan langsung bisa dinikmati di wana wisata ini.

Lembah-Mbencirang-a.jpg

Kolam renang anak-anak di wana wisata Lembah Mbencirang yang terletak di Desa Kebontunggul, Gondang, Kabupaten Mojokerto, Senin (19/9/2022) (Foto: Thaoqid Nur/TIMES Indonesia)

Lembah Mbencirang merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di atas lahan tanah kas desa (TKD) desa setempat dan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gajah Mada. Wana wisata ini buka pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

Pengunjung bisa menikmati beberapa aneka wahana yang disiapkan pengelola. Salah satu wahana favorit adalah kolam renang. Air kolam yang jernih dan bersih membuat betah di Lembah Mbencirang. Selain itu air kolam berasal dari sumber mata air yang letaknya 4 km dari wana wisata ini.

"Airnya asal dari sumber mata air Gunung Anjasmoro dan Welirang yang mengalir," kata Direktur BUMDes Gajah Mada, Andi Yuniarto kepada TIMES Indonesia, Senin (19/9/2022).

Lembah Mbencirang juga diapit empat bukit yakni Jurang Menyek di sebelah utara, Alas Wedok di timur, Puthuk Ijo di bagian selatan, dan Juwet Sewu sebelah barat. Hal inilah yang membuat udara segar dan sejuk.

Pengelola juga sudah siap memanjakan pengunjung dengan wahana-wahana untuk anak-anak, permainan tradisional, wahana yang menantang seperti flying fox, rafting, sampai tubbing.

"Tiket masuk 8 ribu untuk anak-anak, 12 ribu dewasa itu sudah include bisa berenang, untuk weekend atau weekday sama saja. Rafting per orang 20 ribu (ban) jarak 400 meter. Kapal karet 4 orang 180 ribu jarak 1,2 kilometer. Outbond 110 ribu per paket (ice breaker, flying fox, tubbing, fun game) minimal 50 orang," terang Andi.

Lembah-Mbencirang-b235315cf20602358.jpg

Kolam renang wana wisata Lembah Mbencirang yang terletak di Desa Kebontunggul, Gondang, Kabupaten Mojokerto, Senin (19/9/2022) (Foto: Thaoqid Nur/TIMES Indonesia)

"Kami juga bekerja sama dengan pihak ketiga di beberapa destinasi seperti terapi ikan dan ATV. Kedepan kami juga akan membuat penginapan atau cottages dengan pihak ketiga," tambahnya.

Bagi para pengunjung yang merasa haus ataupun lapar setelah menikmati wahana yang disiapkan pengelola.  Tidak perlu khawatir, karena ada kedai yang telah menyiapkan beberapa menu makanan ringan dan minuman.

"Kita juga bekerja sama dengan pihak ketiga. Beberapa kedai warga asli sini ada minuman khas wedang weton 19. Bahannya jahe, kunyit, serai dan jeruk nipis yang dipercayai sebagai penangkal covid 19, harganya cuma Rp 6 ribu untuk satu gelas," tukas Andi.

Tempat rekreasi Lembah Mbencirang ini berada sekitar 20 kilometer dari pusat kota dan hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk ke sana. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES