Wisata

Mie Bakar Celaket, Kuliner Malang Beragam Varian Lezat

Jumat, 09 Desember 2022 - 15:29 | 49.32k
Proses pembakaran mie dengan tuangan keju Mozarella. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Proses pembakaran mie dengan tuangan keju Mozarella. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Kuliner mie memang menjadi ikonik untuk Kota Malang. Selain bakso, tentu masyarakat jika datang ke Kota Malang pastinya memburu kuliner mie. Jika kalian bingung mencari kuliner mie jika ke Kota Malang, tentu kalian perlu banget mencoba Mie Bakar Celaket yang berada di Jalan Jaksa Agung Gang 1, Kelurahan Rampal Celaket, Klojen, Kota Malang.

Mie Bakar Celaket ini cukup unik, bagaimana pembuatan mie yang dibakar kemudian disajikan dalam alumunium foil menjadikan mie ini cukup istimewa.

Advertisement

Pemilik Mie Bakar Celaket bernama Isminarto mengatakan, Mie Bakar Celaket ini telah berdiri selama hampir 6 tahun, lebih tepatnya berdiri pertama kali di tahun 2016 silam.

Mie-Bakar-Celaket-B.jpgSejumlah pelanggan saat menikmati Mie Bakar Celaket. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

"Tahun 2016 dulu awal berdirinya Mie Bakar Celaket ini. Dulu dibantu sama empat saudara saja," ujar Isminarto, Jumat (9/12/2022).

Melihat lebih dalam di Mie Bakar Celaket ini, ternyata ikoniknya bagaimana Isminarto menggabungkan antara Bakmie Jawa dengan racikan bumbu dan topping ala western.

Bakmie Jawa yang terlihat gosong karena masuk dalam proses pembakaran ini, terlapisi oleh keju mozzarella yang tentunya menggugah lidah.

"Saya inginkan adalah ada signature atau khas dari Bakmie Jawa yang saya kawinkan dengan taste Western," ungkapnya.

Ia juga bercerita, ide mie bakar ini sebenarnya dari sebuah kecelakaan. Kala itu, ia berjualan di warung dengan menu mie instan.

Kecelakaan pun terjadi ketika ia kewalahan dengan menerima pesanan mie instan yang cukup banyak. Akhirnya, saat membuat mie instan, mie tersebut jatuh dan terbakar di kompor.

Mie instan yang terbakar tersebut bukan malah dibuang, tapi Isminarto malah memakan mie tersebut ketika warungnya telah tutup.

"Ternyata enak pas saya makan mie gosong itu. Akhirnya coba lah ide mie bakar itu," katanya.

Saat ini, Mie Bakar Celaket telah memiliki sekitar 20 varian menu yang siap mengocok perut para pecinta kuliner Mie.

Namun, jika kalian tanya soal rekomendasi, tentunya pilihan yang paling laris dan selalu diburu oleh pecinta mie adalah Mie Bakar Mozarella dengan topping daging asap.

Harganya cukup ramah di kantong. Mie Bakar Celaket menjual seluruh variannya dengan harga mulai Rp19 ribu hingga Rp30 ribu.

Mie-Bakar-Celaket-C.jpg

Jika kalian ingin menyambangi dan mencoba Mie Bakar Celaket, kalian bisa hadir di ruko terbarunya yang buka secara resmi pada 19 Oktober 2022 lalu. Ruko tersebut berada di Jalan Tawangmangu, Kota Malang.

"Jadi kedai pertama kita di Celaket itu sekarang khusus untuk orderan online. Jadi para ojek online semua ada di sana. Kalau di ruko baru kita ini khusus Dine in (makan di tempat)," bebernya.

Kini, Isminarto mengaku bisa menjual mie hingga dua kwintal setiap harinya. Jika dihitung secara porsi, tentu Mie Bakar Celaket bisa habis 1300 porsi dalam sehari, mulai dari makan di tempat dan juga pesanan online.

"Jadi dari awalnya habis 2 kilogram, sekarang bisa habis 2 kwintal sehari. Yang menu daging asap Mozarella itu bisa habis 200 porsi sehari," tuturnya.

Kedai ini bisa kalian sambangi mulai pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB. Jika ingin membawa pulang hingga luar kota, tenang saja mie bakar ini tentunya siap menemani kalian.

Isminarto membenarkan bahwa kerap kali ada pelanggan yang ingin membawa pulang ke luar kota mie bakar ini. Setidaknya, mie bakar ini bisa bertahan selama 2 hari dan bisa dipanaskan terlebih dahulu menggunakan microwave.

"Pernah dibawa pulang ke Solo sampai Jakarta. Jadi kan alumunium foil ini bisa menjaga kehangatan dan higienis juga. Jadi tahan itu sekitar 2 hari, nanti tinggal di panasin lagi dan siap dimakan," pungkasnya.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES