Wisata

Pesona Bukit Bintang Guci, Objek Wisata di Tegal yang Berselimut Kabut

Selasa, 20 Februari 2024 - 01:22 | 241.18k
Bukit Bintang Guci Tegal, Wisata diketinggian 1300 Mdpl Obyek Wisata Guci Tegal (FOTO Cahyo Nugroho For TIMES Indonesia)
Bukit Bintang Guci Tegal, Wisata diketinggian 1300 Mdpl Obyek Wisata Guci Tegal (FOTO Cahyo Nugroho For TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, TEGAL – Udara dingin dan berkabut di lokasi Wisata Bukit Bintang perlahan terasa menusuk tubuh. Berselimut jaket tebal membuat perbincangan dengan Marsono (61) pengelola objek wisata di Kabupaten Tegal ini semakin terasa akrab.

Marsono adalah warga kelahiran asal Boyolali Jawa Tengah. Tapi ia memilih hidup dan menetap di Desa Guci Kabupaten Tegal karena satu alasan yakni tertarik luasnya potensi desa di Kecamatan Bumijawa ini.

Advertisement

"Saya melihat wilayah ini banyak memiliki potensi besar, namun demikian dibutuhkan keuletan serta dukungan dari Pemerintah bersama-sama menjadikan Guci objek wisata internasional," jelas Marsono.

Wisata-Guci-Tegal-2.jpg

Terkait Wisata Bukit Bintang, Sumarno menjelaskan, bila wisata ini telah memasuki usianya ke 3 tahun pada Maret 2024 mendatang. Wisata ini merupakan salah satu lokasi wisata tertinggi di Dukuh Pring Desa Guci Tegal.

"Untuk luas Wisata Bukit Bintang kisaran 25.5 hektare di atas 1300 meter di atas permukaan laut (mdpl). Jadi selain dingin pastinya berkabut dan suasana ini sangat identik dengan keaslian suasana Desa Guci di kaki Gunung Slamet," terang Marsono.

Namun demikian meski akses jalan masuk menuju wisata masih belum sesuai dengan harapan dan perlu dukungan pemerintah desa Wisata Bukit Bintang ini hingga saat ini masih banyak dikunjungi wisatawan.

Dijelaskan, Marsono untuk fasilitas yang disediakan Wisata Bukit Bintang Desa Guci Tegal di antaranya Glamping, Cafe, Camping Ground dan Lokasi swafoto yang berbeda dengan wisata lainnya di kawasan Guci Tegal.

Wisata-Guci-Tegal-3.jpg

"Untuk Glamping atau penginapan ada 7 Glamping dengan harga sewa yang sesuai kocek wisatawan. Fasilitasnya dua kali breakfeast, selain itu ada lokasi untuk Camping bagi pengunjung yang hobi Camping," terang Marsono.

Memang tidak dipungkiri dari ketinggian 1300 mdpl, para pengunjung Wisata Bukit Bintang dapat menatap wilayah Guci dan keindahan pesona Gunung Slamet dengan sangat indah.

Pastinya saat berada di Kawasan Wisata Bukit Bintang, kepuasan berwisata di Guci Tegal akan lebih lengkap dengan menikmati pemandian air panas Pancuran 13 Guci di Kaki Gunung Slamet.

Sementara seiring perkembangan objek wisata, Marsono berharap ke depan Wisata Bukit Bintang menjadi daya tarik bagi Investor yang berminat untuk turut ikut mengelola dan mengembangkan potensi wisata dengan nuansa berselimut kabut ini.

"Masih banyak potensi bisa dikembangkan di kawasan Wisata Bukit Bintang, namun perlu adanya suntikan dana dari Investor agar lebih mempesona dengan beragam wahana termasuk wacana pembuatan wahana agrowisata Bukit Bintang," pungkas  Marsono

Bagi pengunjung Obyek Wisata Guci Tegal yang masih penasaran dengan Bukit Bintang dan ingin mencicipi kesejukan kabut Gunung Slamet, cukup membayar uang tiket masuk senilai Rp 15.000 per orang.

Selain dapat menikmati view alam dari ketinggian 1300 Mdpl, pengunjung juga bisa berselfie ria atau swafoto belatar ragam lokasi yang telah disediakan pengelola Wisata Bukit Bintang Guci Tegal.

Pastinya selain menyajikan sensasi yang luar biasa, pengunjung juga dapat memandang suasana Wisata Guci Tegal dari lokasi Bukit Bintang di Dukuh Pring Desa Guci.

Wisata Bukit Bintang Desa Guci selain menyajikan pesona alam, juga menampilkan wisata berbeda seperti di wisata Guci lainnya. Hal ini nampak pada arsitektur bangunan di Bukit Bintang yang unik kesan beragam budaya.

Pastinya berkunjung maupun menginap di Wisata Bukit Bintang tak akan menyesal. Apalagi bagi pencinta traveling bakal bisa ketagihan karena suasana Wisata Bukit Bintang kerap berselimut kabut Gunung Slamet berkat letaknya di ketinggian 1300 Mdpl Kabupaten Tegal. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES