Cek Fakta Fakta atau Hoaks

[CEK FAKTA] Korban Virus Corona Mulai Berjatuhan di Jakarta

Rabu, 18 Maret 2020 - 18:01 | 418.95k
Sumber: tangkapan layar Facebook/Liputan 6
Sumber: tangkapan layar Facebook/Liputan 6

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sebuah informasi berupa video tentang korban virus Corona atau Covid-19 mendadak viral di media sosial Facebook. Informasi itu diunggah oleh akun Facebook Ilmiyan Idrus yang menginformasikan banyak korban berjatuhan di wilayah DKI Jakarta. 

Akun tersebut mengunggah empat video dengan lokasi yang berbeda, pada 17 Maret 2020 tersebut telah dibagikan 1.300 kali dan memperoleh 57 komentar warganet.

Advertisement

Dalam unggahannya, akun Ilmiyan Idrus mengunggah empat video dengan narasi sebagai berikut:

"Hati2 dan tetap waspada saudara2ku,,Korban Corona berjatuhan di Jakarta"

Video kedua memperlihatkan ambulans di halaman sebuah gedung, dalam video tersebut terdapat suara seorang wanita. Berikut narasinya:

"Ya Allah di PGC kena satu hmmm, tutup ajalah PGC-nya, deket pasti itu karyawan atas ya?"

Video ketiga memperlihatkan seorang yang terbaring di peron sebuah stasiun kereta. Dalam video terdengar suara seorang lelaki dengan narasi:

"Corona, aduh aduh corona ini corona, aduh aduh".

Video keempat memperlihatkan seorang pengendara sepeda motor terbaring di depan warung makan nasi Padang.

 

CEK FAKTA

Menurut penelusuran tim CEK FAKTA TIMES Indonesia, unggahan informasi tentang korban berjatuhan akibat virus Corona di Jakarta ini tidak benar. Pasalnya, sampai saat ini belum ada peristiwa terkait adanya korban yang berjatuhan di kawasan umum. Pihak Pemerintah RI melalui Kementerian Kesehatan merilis bahwa sampai saat ini, Rabu, 18 Maret 2020 pukul 17.30 WIB, kasus positif mencapai 227 orang, kasus sembuh 9 orang, 11 orang sembuh, dan korban meninggal mencapai 19 orang.

kawa-corona.jpg

Sumber: kawalcorona.com

Sementara itu, terkait video yang diunggah dalam akun Facebook tersebut, telah ditelusuri oleh tim Cek Fakta Liputan 6, jaringan tim CEK Fakta TIMES Indonesia.

Penelusuran video pertama yang memperlihatkan seorang wanita terbaring di lantai di depan restoran.

Penelusuran menggunakan Google Image mengarah pada atikel berjudul "PEOPLE IGNORED WOMAN WHO FAINTED IN THE CLEMENTI MALL; NETIZENS DEBATED ON WHETHER ONE SHOULD HELP" yang dimuat situs goodyfeed.com, 

cek-fakta-corona-jakarta-2.jpgSumber: goodyfeed.com

Pihak Jinjja Chicken mengatakan kepada Mothership.sg bahwa itu sebenarnya terjadi dua hari yang lalu, pada 11 Maret 2020, sekitar pukul 14:30. Situs goodyfeed.com menyatakan, wanita yang terbaring di lantai tersebut berada di depan restoran Jinjja Chicken, Clementi Mall Singapura.

Pencarian juga mengarah pada arikel berjudul "Clementi Mall security instructed public not to go near fainted woman, ambulance was on the way" yang dimuat situs mothership.sg, pada 13 Maret 2020.

mothership.jpgSumber: mothership.sg

Penelusuran video kedua mengarah pada artikel berjudul "Polisi Tangkap Penyebar Hoax Virus Corona di PGC" dimuat situs metro.tempo.co, pada 16 Maret 2020. Dalam artikelnya, Tempo menyampaikan bahwa video tersebut termasuk dalam informasi hoaks, dan wanita yang menyebarkan telah ditangkap. 

detiknews.jpg

Sumber: news.detik.com 

Penelusuran video ketiga mengarah dalam artikel detik.com, yang berisi tentang adanya penumpang kereta rangkaian Bogor-Jatinegara dan turun di Duren Kalibata karena tiba-tiba lemas. Penelusuran ini mengarah pada artikel berjudul "Viral Penumpang KRL Ditandu Disebut Corona di Stasiun, Ini Penjelasan KCI" dimuat situs news.detik.com, pada 16 Maret 2020.

detiknews-2.jpg

Sumber: news.detik.com

Penelusuran video keempat tentang tangkapan layar klaim video korban covid-19 di Jakarta berjatuhan Seorang lelaki terbaring di depan warung makan nasi Padang diklaim sebagai korban Covid-19. Hasil penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Tiba-tiba Terkapar di Jalan, Warga Enggan Tolong Pria Ini karena Takut Corona" dimuat situs makassar.terkini.id, pada 16 Maret 2020, serta artikel berjudul "Video Pria Jatuh di Kuta yang Diduga Korona, Ternyata Epilepsi" dimuat situs baliexpress.jawapos.com, pada 17 Maret 2020.

makassar-terkini.jpg

Sumber: makassar.terkini.id

bali-express.jpg

Sumber: baliexpress.jawapos.com

KESIMPULAN

Hasil penelusuran menunjukkan video yang diklaim korban Covid-19 di Jakarta berjatuhan tidak benar. Dari empat video hanya dua video yang terjadi di Jakarta, yaitu video seorang lelaki berbaring di stasiun dan ambulans di halaman gedung. Sejumlah data dan fakta yang ditemukan lewat hasil penelusuran tidak sesuai dengan klaim korban Covid-19 berjatuhan di Jakarta. 

Menurut kategori disinformasi First Draft News, informasi ini masuk dalam Manipulated Content atau konten yang dimanipulasi. Konten video yang sebenarnya konten yang sudah ada, diubah, untuk mengecoh masyarakat dan warganet.

________

Cek Fakta TIMES Indonesia

TIMES Indonesia adalah media online yang sudah terverifikasi faktual di Dewan Pers. Dalam kerja melakukan cek fakta, TIMES Indonesia juga bekerja sama dengan 21 media nasional dan lokal, untuk memverifikasi berbagai informasi hoaks yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA TIMES Indonesia di email: [email protected] atau [email protected] (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Fakta atau hoaks?
Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini.

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES