Ekonomi

Dukung UMKM BUMKALMAN Godean Sido Makur Salurkan Dana Sosial

Selasa, 15 November 2022 - 16:22 | 11.80k
Dukung UMKM BUMKALMAN Godean Sido Makur Salurkan Dana Sosial
Wakil Bupati Sleman menyerahkan bantuan dari dana sosial BUMKALMA Godean Sido Makmur. (Foto: Totok Hidayat/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Badan Usaha Milik Kalurahan Bersama (BUMKALMA) Godean Sido Makmur, menyalurkan dana sosial tahun 2021 kepada kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SSP), Rumah Tangga Miskin (RTM) dan Orang Dengan Difabel Psikososial (ODDP). Bantuan Sosial diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Sleman Danang  Maharsha di pendopo Kapanewon Godean Sleman, Selasa (15/11/2022). 

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sleman juga menyerahkan SK Badan Usaha kepada Direktur BUMKALMA Godean Sido Makmur Rita Sejati sebagai payung hukum dan landasan bagi BUMKALMA untuk menjalankan usahanya. SK ini diberikan setelah berubah dari Badan Hukum sebelumnya Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan.

Ketua panitia penyelenggara Sumadi menjelaskan, nilai dana bantuan yang diberikan mencapai Rp123 300.000. Meliputi sisa dana tahun sebelumnya Rp 42.740.000 dan 15 persen keuntungan tahun 2021yang mencapai 80.590.000. Pada tahun ini terdapat 140 penerima dana sosial. Terdiri dari 98 kelompok SPP dan RTM, serta 42 ODDP.

Untuk kelompok SPP mendapat bantuan peralatan usaha, yang disesuaikan dengan jenis usahanya. Untuk RTM menerima bantuan ayam beserta kandangnya. Sedangkan ODDP mendapat bantuan bibit buah kelengkeng. Bagi kelompok SSP dan RTM bantuan diharapkan dapat menambah penghasilan. Sedangkan bagi ODDP bantuan dapat mengisi waktu luang dengan kegiatan produktif.

Direktur BUMKALMA Godean Sido Makmur Rita Sejati menjelaskan, lembaga yang dipimpinnya merupakan milik bersama 7 kalurahan di Kapanewon Godean. Masing-masing Sidoagung, Sidoarum, Sidokarto, Sidoluhur, Sidomoyo, Sidomulyo, dan Sidorejo dengan jumlah anggota 304 kelompok SSP yang bergerak di berbagai bidang usaha. 

Setelah berubah menjadi BUMKALMA, kegiatan berkembang dari sekedar pinjaman menjadi usaha simpan pinjam. Untuk usaha pinjaman tetap menjaga sistem PNPM Mandiri Pedesaan dengan bunga pinjaman 18 persen setiap tahun. Serta pengembalian 10 persen dari biaya administrasi yang dibayarkan nasabah bila kredit dibayar secara tepat waktu.

Sedangkan untuk usaha simpanan, juga memberikan jaminan simpanan agar masyarakat tenang saat menyimpan dananya. Simpanan juga akan mendapat bunga yang menguntungkan sehingga menarik minat masyarakat untuk menabung.

"Sesuai semangat awal PNPM Mandiri, BUMKALMA Godean Sido Makmur ingin mewujudkan warga yang mandiri secara ekonomi," tegas Rita Sejati.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa memberikan apresiasi langkah BUMKALMA Godean Sido Makmur dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Langkah ini sangat membantu Pemkab Sleman dalam program pengentasan kemiskinan melalui program dana sosial bagi anggota dan masyarakat umum.

Danang Maharsa mengaku akan meminta kapanewon lain di Sleman untuk membentuk BUMKALMA. Sebab berdasarkan data baru terdapat 9 Kapanewon di Sleman yang memiliki BUMKALMA. Padahal semua kapanewon di Sleman menjadi sasaran PNPM Mandiri Pedesaan.

Bila satu BUMKALMA saja mampu memberikan dana bantuan mencapai Rp123 Juta. Maka akan mampu memberikan dukungan untuk bangkitnya ekonomi warga. Apalagi bantuan menyasar UMKM, sebagai usaha yang terbukti mampu bertahan dari hantaman pandemi Covid -19 maupun krisis moneter. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

KOPI TIMES