Ekonomi

PW Ansor Jatim Gandeng OJK Regional IV Jawa Timur untuk “Jihad” Literasi Keuangan Digital

Jumat, 16 Desember 2022 - 16:02 | 38.94k
Ketua PW Ansor Syafiq Syauqi, Kepala OJK IV Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi, Pimpinan Wilayah BNI Jatim Roy Wahyu Maulana dan Wakil Ketua PW Ansor Jatim Mahdi El Kherid, Jumat (16/12/2022).(Dok.Ansor Jatim)
Ketua PW Ansor Syafiq Syauqi, Kepala OJK IV Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi, Pimpinan Wilayah BNI Jatim Roy Wahyu Maulana dan Wakil Ketua PW Ansor Jatim Mahdi El Kherid, Jumat (16/12/2022).(Dok.Ansor Jatim)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jatim menggelar acara Konsolidasi Badan Cyber yang diikuti sedikitnya diikuti 150 perwakilan dari Pengurus Cabang (PC) tingkat Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Acara digelar pada Kamis (15/12/2022) hingga Jumat (16/12/2022) di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Kepala OJK Regional IV Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi dan Pimpinan Wilayah BNI Jatim Roy Wahyu Maulana.

Advertisement

Acara ini juga disertai kegiatan Literasi Keuangan Digital yang digelar berkat kerjasama antara PW Ansor Jatim dan OJK Regional IV Jawa Timur. Acara ini juga menunjuk Cyber Ansor sebagai kader literasi keuangan digital dalam membantu tugas OJK untuk meningkatkan literasi keuangan khususnya secara digital.

Kepala OJK Regional IV Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi dalam sambutannya mengatakan, bahwa generasi, khususnya generasi muda NU, memahami generasi media cyber.

"Ansor adalah pilar NKRI, dan persaingan ekonomi dan digital harus diikuti, karena ini sangat penting sekali. Kepentingan kami menggandeng Ansor khususnya dibidang Cyber,” kata Bambang Mukti, Jumat (16/12/2022). 

Kurangnya pemahaman terhadap literasi digital ini, akan bisa memberi dampak negatif. "Kita mempertahankan NKRI, ini jihad kita dibidang literasi digital dan keuangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak sangat penting anak-anak muda, khususnya kader Ansor Jatim membuat akun media sosial yang membahas soal literasi keuangan.

”Tapi harus hati-hati, misal mempromosikan saham tertentu, lalu sahamnya turun, Anda bisa dituntut, karena ini ada aturannya,” kata Emil.

"Kita harus bersepakat kalau bermain media sosial di dunia digital, harus diniati sebagai menebar manfaat. Kita sama-sama sepakat kalau cyber Ansor ini bisa membuat channel yang beragam dan yang memberi manfaat,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PW Ansor Jawa Timur Gus Syafiq Syauqi LC M.Ag dalam sambutannya mengatakan, dalam konsolidasi Badan Cyber ini, pihaknya menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Timur.

Tujuannya, OJK mempunyai tujuan untuk melakukan literasi keuangan kepada masyarakat, khususnya anggota dan kader Ansor Jawa Timur.

"Karena ada gap antara masyarakat yang mengakses keuangan dan yang melek literasi digital. Yang mengakses jasa keuangan seperti pinjam perbankan dan lain-lain, mencapai 90 persen, sedangkan yang melek literasi digital cuma 30 persen, ini sangat berbahaya karena bisa jadi nanti masyarakat banyak tertipu investasi bodong jika tdak melek literasi,” kata pria yang pernah menjabat sebagai Ketua PC GP Ansor Tuban ini.

Dia juga berharap, Badan Cyber ini bisa juga bermanfaat ekonomi kepada para kader Ansor Jawa Timur. "Tadi ada ide kita mau bikin crowdfunding atau urun dana, ini sangat bagus karena potensi bisnis di digital ini triliunan rupiah,” kata pria yang pernah menimba ilmu di Damaskus, Suriah ini. 

Hanya saja, kendati aspek ekonomi ditekankan, Ansor kata Gus Syafiq, juga perlu mengawal isu keagamaan. ”Konten-konten moderat juga perlu kita buat, dan disebarluaskan secara masif,” katanya.

"Kekuatan kita luar biasa, karena kita praktisi sosial yang gerakannya organik dan masif,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PW Ansor Jawa Timur Habib Mahdi El Kherid mengatakan, konsolidasi Badan Cyber Ansor Jawa Timur ini merupakan follow up dari dibentuknya Badan Cyber oleh Pengurus Pusat (PP) GP Ansor dalam Konfrensi Besar (Konbes) di Bekasi 26-27 November 2022.

“Sebelumnya kami dari Jawa Timur yang mengusulkan Badan Cyber, dan akhirnya usulan itu ditetapkan sebagai sebuah keputusan, ini prestasi yang luar biasa,” kata Habib Mahdi dalam sambutannya.
Selain itu, PW Ansor Jatim juga pengurus wilayah pertama yang membentuk Badan Cyber. Kita juga pertama dalam sejarah Ansor di dunia, yang menggelar Konsolidasi Badan Cyber,” katanya disambut riuh tepuk tangan.

Untuk pekerjaan rumah ke depan, Badan Cyber akan menyusun data base kader hingga tingkat ranting. ”Kita juga akan terus mengawal dakwah digital yang rahmatal lil alamin di dunia maya,” imbuh peraih gelar sarjana dari UIN Malang dan master dari UIN Jember ini.(*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES