Entertainment

14 Seniman Cilik Sanggar Daun Kolaborasi Tampilkan 30 Karya Lukis di Yogyakarta

Sabtu, 07 Oktober 2023 - 23:29 | 48.54k
Salah satu seniman cilik memamerkan hasil karya lukisnya di Galeri Kopi Macan. (Foto: Hendro S.B/TIMES Indonesia) 
Salah satu seniman cilik memamerkan hasil karya lukisnya di Galeri Kopi Macan. (Foto: Hendro S.B/TIMES Indonesia) 

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Sebanyak 14 seniman cilik hebat dari komunitas Sanggar Daun Jawa Timur berkesempatan menampilkan 30 karya lukis dalam berbagai media di atas kanvas dengan berbagai ukuran dari yang terbesar 170 x 170 cm dan yang terkecil karya empat panel kanvas ukuran 30 x 20 cm serta satu karya seni instalasi outdoor. 30 karya lukis tersebut dipamerkan di Galeri Kopi Macan terhitung mulai tanggal 7 hingga 22 Oktober 2023.

Melalui asuhan dari Pendiri, Pembina sekaligus Kurator Sanggar Daun bernama Arik S Wartono, 30 anak-anak didiknya itu pun dalam kesempatan ini juga berkolaborasi bersama Komunitas Gores Warna Jogja yang membawakan tema "Cozy - Art Collaboration & Vision Zinergy". Selain itu, adapun acara pembukaan dimeriahkan oleh para penampil pertunjukan seni dari Tari Cakil Gores Warna, Teaterikal Puisi @paravan.artstudies dan Musik Etnik @wingit_etnik.

Arik menjelaskan, jika kesuksesan pada era kontemporer saat ini baginya merupakan suatu hal yang diprediksi juga berlaku di masa yang akan datang. Kemudian, ia menganggap kemungkinan lebih ditentukan oleh kemampuan dalam membangun relasi sosial, berkolaborasi ataupun bersinergi antara Sanggar Daun dengan berbagai pihak bahkan kepintaran pun tidak cukup.

Seniman-CIlik.jpgKedua seniman cilik memamerkan hasil karya lukisnya. (Foto: Hendro S.B/TIMES Indonesia)

Disinggung latar belakang mengenai komunitasnya, pihaknya menerangkan bahwa Sanggar Daun yang telah berdiri hampir 20 tahun dan telah mempersembahkan lebih dari 2000 (dua ribu) penghargaan internasional dari berbagai lembaga internasional dan aktif terlibat pameran seni rupa anak dan festival budaya di berbagai negara, kini saatnya membangun kolaborasi dan bersinergi dengan para pelaku seni di kota Yogyakarta terutama seni rupa anak dan seniman muda dari berbagai komunitas.

"11 seniman anak dan seniman muda dari Sanggar Daun yang berasal dari kota Gresik, Surabaya, Sidoarjo dan Depok berkolaborasi dengan 3 seniman cilik dari komunitas Gores Warna Jogja," ungkap Arik dalam jumpa persnya, Sabtu (7/10/2023). 

Ke-14 seniman cilik ini antara lain Aileen Nathania Pranatha (8 tahun) dari Gores Warna Jogja dengan menampilkan 1 karya lukis, Anas Sangaji (15 tahun) dari Sanggar Daun kota Depok dengan menampilkan 2 karya lukis, Annisa Nismara (8 tahun) dari Sanggar Daun  kota Gresik dengan menampilkan 2 karya lukis, Ariel Ramadhan (23 tahun) dari Sanggar Daun kota Surabaya dengan menampilkan 4 karya lukis. 

Kemudian Azka Damara (11 tahun) dari Sanggar Daun kota Surabaya dengan menampilkan 3 karya lukis, Candice Jyotika Zue (5 tahun) dari Sanggar Daun kota Sidoarjo dengan menampilkan 4 karya lukis, Isabell Roses (12 tahun) dari Sanggar Daun kota Gresik dengan menampilkan 3 karya lukis, Kenzie Michaela Nugroho (11 tahun) dari Gores Warna Jogja dengan menampilkan 1 karya lukis.

Seniman-CIlik-a.jpgKedua seniman cilik memamerkan hasil karya lukisnya. (Foto: Hendro S.B/TIMES Indonesia)

Selanjutnya Prisha Pamungkas (7 tahun) dari Sanggar Daun kota Surabaya dengan menampilkan 3 karya lukis, Raisha Riandra (11 tahun) dari Sanggar Daun kota Surabaya dengan menampilkan 3 karya lukis, Raiz Hakim (7 tahun) dari Sanggar Daun kota Surabaya dengan menampilkan 1 karya seni instalasi outdoor berkolaborasi dengan Shafi Rahman, Ricke Khrisna Wijaya (8 tahun) dari Gores Warna Jogja dengan menampilkan 1 karya lukis, Runa Dhafira (11 tahun) dari Sanggar Daun Surabaya dengan menampilkan 2 karya lukis dan Shafi Rahman (15 tahun) dari Sanggar Daun Surabaya dengan menampilkan 1 karya lukis dan 1 karya seni instalasi outdoor berkolaborasi dengan Raiz Hakim.

Dengan tampilnya 14 para seniman cilik ini, Arik menilai, selain memberi ruang untuk berusaha saling mengenal, sharing pengalaman dan gagasan, event pameran ini diharapkan juga agar anak-anak bisa mengembangkan soft skill intellectual humility atau kerendahan hati, berlatih membuka hati dan berusaha memahami bahwa masing-masing selalu punya ruang untuk kekurangan bahkan kesalahan. 

"Sehingga setiap anak akan tergerak untuk terus belajar dan memperbaiki diri," harap Arik. 

Berikut daftar acara selama pameran berlangsung:

8 Oktober 2023 
Workshop Olah Plastik: Boneka dan Gambar Bercerita bersama Drawing Performatif pukul 15.00 WIB

14 Oktober 2023 
Workshop Teknik alternatif menggambar bersama Langgar Gambar pukul 15.00 WIB

15 Oktober 2023 
Diskusi "Membaca kreativitas anak dan masa depan seni rupa" bersama narasumber:
Dr Drs Hadjar Pamadhi MA Hons (Akademisi Seni Rupa dan kurator), EdoPop (Penggiat Gugum Tapa Art culture), Arik S Wartono (Sanggar Daun Gresik), Moderator: CholsVerde (Pelaku Seni Budaya dan Mahasiswa ISI Yogyakarta) pukul 15.00 WIB (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES