Hukum dan Kriminal

Polres Jombang Akui Pelaku Perampasan Mobil Pikap Adalah Anggota Polisi

Kamis, 05 Oktober 2023 - 18:43 | 45.20k
Ani Usnawati menunjukkan surat-surat kendaraannya yang dirampas orang yang mengaku polisi (FOTO: Nur Al Ana/TIMES Indonesia)
Ani Usnawati menunjukkan surat-surat kendaraannya yang dirampas orang yang mengaku polisi (FOTO: Nur Al Ana/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, JOMBANGPolres Jombang melalui Kapolsek Diwek AKP Dwi Basuki Nugroho membenarkan bahwa oknum salah satu anggotanya diduga merampas mobil pikap milik warga Kabupaten Blitar.

Menurut keterangannya oknum polisi itu berpangkat Aiptu dengan inisial nama S. Pihaknya juga mengakui bahwa apa yang dilakukan oleh anggotanya merupakan kesalahan. 

Advertisement

“Aiptu sudah dipanggil petinggi Polres Jombang. Tentu akan diberi tindakan tegas atas kesalahannya tersebut," ujar Basuki ketika ditemui awak media di kantornya, Kamis (5/10/2023).

Basuki menjelaskan mobil pikap Mitsubishi L300 yang menjadi sengketa itu awalnya milik San, warga Kecamatan Perak Kabupaten Jombang. Oleh San, mobil pikap ini digadaikan kepada SL sebesar Rp 35 juta. Hanya saja, San ceroboh, karena BPKB mobil tersebut berada di dalam kendaraan tersebut.

Nah, hal itulah yang dimanfaatkan oleh Sl. Karena oleh SL yang merupakan warga Kediri, L300 dijual kepada warga Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, seharga Rp 45 juta. Seiring laju waktu, San hendak menebus mobilnya yang digadaikan tersebut.

Namun Sl malah menghilang. Mobil milik San juga tak karuan rimbanya. San melakukan pelacakan hingga kemudian ada informasi bawa mobil itu berada di Blitar. "Pak San ini kemudian meminta tolong ke Aiptu S untu mengambil mobil tersebut," kata Basuki.

"Namun apapun alasannya, tindakan yang dilakukan oleh anak buahnya saya tersebut tidak bisa dibenarkan. Saya sudah bertemua dengannya. Akan tetapi mengenai sanksi menjadi wewenang Polres Jombang. Pasti ditindak," tegas Basuki.

Lalu dimana posisi mobil tersebut sekarang? Basuki mengungkapkan bahwa kendaraan tersebut masih dibawa oleh anaknya San. "Saya upayakan hari ini mobil tersebut sudah ada di Polsek Diwek," sambung Basuki.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Mobil warga Blitar dirampas orang yang mengaku polisi dari Kabupaten Jombang. Peristiwa itu menimpa Ani Usnawati (38) warga Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar.

Ani menceritakan pelaku perampasan yang mengaku sebagai polisi dari Jombang itu mendatangi rumahnya Rabu (28/9/2023) lalu.

Ada empat orang yang mendatangi rumahnya. Satu diantara empat orang tersebut mengaku sebagai polisi dari Polsek Diwek, Jombang. Saat mengambil mobil jenis pikap Mitsubishi L300, mereka mengatakan kepada Ani Usnawati bahwa mobil tersebut bermasalah.

“Kejadiannya malam sekitar pukul 20.00 WIB. Ada empat orang yang satu ngaku dari Diwek, Jombang," tutur Ani Usnawati, Rabu (4/10/2023).

Ketakutan karena hanya di rumah bersama anak-anaknya, Ani kemudian menyerahkan mobil yang baru dibelinya tersebut.  Kata Ani, ia saat itu tak bisa berbuat banyak karena suaminya belum pulang kerja. 

“Alasannya cuma bermasalah saja. Karena takut, pas ditanya ada BPKB dan STNK ya saya kasihkan. Terus tiba-tiba diambil mobilnya," kata Ani. 

"Takut karena pas itu di rumah, hanya saya dan anak, suami masih kerja. Jadi ya tidak bisa berbuat banyak," imbuhnya. 

Saat akan membawa mobil miliknya, keempat orang tersebut sempat menunjukkan selembar kertas. Namun Ani tak sempat membaca lembaran surat itu karena mereka buru-buru membawa mobil pikap dengan nopol DE 8915 AC tersebut.

Ani kini telah melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Blitar. Dia berharap mobil yang dibeli suaminya secara cash dari Kediri itu segera ditemukan. “Harapan saya ya ada kejelasan, itu ada masalah apa atau ganti rugi dan sebagainya. Karena suami saya belinya juga cash Rp 45 juta dari orang Kediri, dan dokumen juga beres. Makanya saya menyayangkan kejadian itu," pungkas Ani. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES