Indonesia Positif

Apresiasi Uji Tempur Sikatan Warrior, Pangdam Brawijaya Puji Inovasi Danyonif 

Jumat, 24 Februari 2023 - 15:47 | 235.70k
Pngdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, menyerahkan penghargaan kepada juara 1 Sikatan Warrior di Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, Jumat (24/2/2023).(Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
Pngdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, menyerahkan penghargaan kepada juara 1 Sikatan Warrior di Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, Jumat (24/2/2023).(Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, SURABAYAPangdam V Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf membuka ajang latihan tempur bergengsi "Sikatan Warrior" di Lapangan Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 500/Sikatan, Surabaya, Jumat (24/2/2023). 

Pangdam Brawijaya Mayjen TNI Farif Makruf didampingi Danyonif Raider 500/Sikatan, Mayor Inf Fadly Subur Karamha dan Pejabat Utama (PJU) Kodam V/Brawijaya melihat serta menilai langsung  kompetisi uji keahlian latihan perorangan (lator) bagi para prajurit di 'medan tempur' buatan tersebut. 

Advertisement

Peserta laga terdiri dari lima kompi. Yaitu Kompi Banteng (Bantuan), Kompi Anggora, Kompi Cobra, Kompi Badak dan Kompi Macan (Markas). Setiap kompi terdiri dari 5 anggota. Mereka berlomba berjibaku mengasah keterampilan tempur di hadapan jenderal bintang dua itu.

Pangdam-V-Brawijaya-b.jpg

Pangdam Brawijaya sesekali nampak tersenyum bangga dan melontarkan pujian melihat Pasukan Elit Kodam V/Brawijaya ini berhasil melewati sejumlah tantangan dan lintasan berat yang benar-benar membutuhkan keahlian khusus.

Mulai turun dari ketinggian (helikopter), kecepatan mempersiapkan perbekalan saat kondisi darurat meliputi pergantian perlengkapan dari helm baja dan senjata berganti dengan topi rimba, rompi serbu, dan senjata serbu (SS) 1V3  dengan berat total sekitar 8 kilogram, panjat, menuju ke rintangan ban, mengevakuasi korban, merayap tali satu, tarik beban dari ban, merayap, melintasi jaring pendarat, berlari membawa kotak amunisi seberat 10 kilogram menuju titik finish.

Dalam Sikatan Warrior itu, juara 1 diraih Kompi Cobra dengan waktu 7 menit 32 detik. Kemudian juara 2, yaitu Kompi Anggora dengan kecepatan waktu 8 menit 47 detik, dan juara ketiga dari Kompi Banteng dengan kecepatan waktu 10 menit 30 detik.

Pangdam Brawijaya memberikan apresiasi khusus dalam amanatnya. Ia menyampaikan penilaian positif. Sikatan Warrior adalah permainan seorang tentara sejati. 

Pangdam Brawijaya tak luput memuji inovasi Danyonif dalam mengasah kemampuan personel. 

"Terima kasih kepada Danyonif 500 yang mempunyai inovasi, kreasi, dan kreatif untuk membina prajurit dalam tingkat perorangan. Saat ini kita sedang melaksanakan program latihan tingkat perorangan atau lator,” ujar Mayjen TNI Farid Makruf memuji kinerja Danyonif Raider 500/Sikatan, Mayor Inf Fadly Subur Karamha. 

Pangdam Brawijaya merasa bangga dengan prajurit tempur Yonif Raider 500/Sikatan karena telah melaksanakan program ini dengan baik. 

Pangdam-V-Brawijaya-c.jpg

“Di sini akan kelihatan kalian punya integritas atau tidak. Kalian punya dedikasi atau tidak. Bukan soal kekuatan, kekuatan fisik itu dipicu oleh mind (pikiran),” jelasnya. 

Perwira Tinggi asal Bangkalan, Madura ini menambahkan, prajurit harus memiliki keyakinan pada kemampuan terbaik diri sendiri. Karena kepercayaan akan kemampuan diri adalah sumber kekuatan terbesar. 

“Rintangan terakhir kamu mengangkat amunisi itu, itu sudah kekuatan terakhirmu. Kalau hatimu bilang, saya bisa pasti bisa. Kalau kamu sudah melemah, saya tidak kuat, maka kamu tidak bisa. Kalau perlu merayap pun kamu angkat itu (amunisi), baru permainan prajurit,” tegasnya.

Pamungkas amanatnya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A, meminta agar semua prajurit umenekuni kegiatan ini.

“Kamu untuk meraih juara, kamu harus berlatih. Laksanakan terus latihan seperti ini. Tingkatkan, saya senang kalau prajurit berlatihnya seperti ini. Inilah kehidupan sehari-hari prajurit pasukan tempur,” ucap Pangdam Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES