Indonesia Positif

Dorong Pemahaman Teknologi Informasi, BAKTI KOMINFO Latih 50 Guru di Waingapu

Selasa, 28 Mei 2024 - 17:21 | 22.55k
Sejumlah guru saat mengikuti Bimtek BAKTI KOMINFO tingkatkan kompetensi.(FOTO: Habibudin/TIMES Indonesia)
Sejumlah guru saat mengikuti Bimtek BAKTI KOMINFO tingkatkan kompetensi.(FOTO: Habibudin/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SUMBA TIMUR – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Komunikasi dan Informasi (BAKTI Kominfo) menyelenggarakan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) untuk peningkatan kompetensi guru bidang TIK bagi sekolah penerima bantuan akses inter BAKTI.

Kegiatan BAKTI Kominfo dihadiri oleh 50 peserta guru penerima bantuan akses internet BAKTI dari 4 Kecamatan yakni, Kanatang, Kambera, Pandawai dan Kota Waingapu sinergi dengan Balai Layanan Platform Teknologi Kemendikbudristek dan juga Pemerintah Daerah yang dilaksanakan 28 – 30 Mei 2024 di aula Setda, Selasa (28/5/2024).

Kepala Divisi Layanan TI untuk Pemerintah BAKTI Kominfo Suharyoto mengatakan, kegiatan ini merupakan pemerataan infrastruktur telekomunikasi merupakan salah satu tugas utama dari Kementerian Komunikasi dan informatika.

“Tergelarnya akses internet di beberapa sekolah diwilayah 3T oleh Kemkominfo melalui BAKTI dan menjadi salah satu awal untuk adanya pengembangan ekosistem digital diberbagai sektor yang salah satunya di bidang pendidikan,” katanya.

Menurutnya, pemberian layanan koneksi internet dan pemanfaatannya di daerah tertinggal menjadi tanggung jawab bersama yang sejauh ini dilakukan secara sinergis oleh BAKTI KOMINFO bersama BLPT Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

“Titik pemberian akses internet adalah sekolah-sekolah di berbagai jenjang,” tutur Suharyoto.

Ia menjelaskan, akses internet dibidang pendidikan menjadi salah satu upaya pemerataan dan kesetaraan bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan, bahan belajar yang berkualitas serta sebagai enabler dan katalisator berbagai proses pendidikan lainnya.

BAKTI-KOMINFO.jpg

Tambah dia, tak hanya guru sebagai pendidik yang harus semakin kreatif dan inovatif dalam memfasilitasi belajar peserta didik ditengah keterbatasan, pihak manajemen dan tenaga kependidikan pun harus terus mengasah literasi digital sebagai support system layanan pendidikan.

Hal ini lanjut Suharyoto merupakan suatu upaya berkelanjutan agar akses yang telah diberikan semakin berguna dan berdampak bagi kemajuan pendidikan, peningkatan kapasitas dan juga kompetensi SDM harus terus dilakukan karena berbagai alasan dan juga perubahan kondisi yang terjadi.

“Jadi hal-hal yang telah dikemukakan menjadi salah satu landasan pentingnya dilaksanakan program peningkatan kompetensi SDM pendidikan berbentuk pembimbingan teknis,” ungkapnya.

Dalam kegiatan itu hadir pula Kepala Dinas Kominfo Sumba Timur Syane Tamu Ina, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Timur Erwin Pasande, Charlie Prasetya Adi dari BLPT Kemendikbudristek, Kepala Divisi Manajemen Risko BAKTI Ade Dimijanty, serta para pemateri Kemendikbud.

Bimtek ini merupakan pemberian materi terkait platform yang dimiliki Kemendikbudristek  dan Platform Digital lainnya yang mendukung untuk pembelajaran seperti PMM (Platform Merdeka Mengajar), Google untuk pendidikan, Canva, Literasi digital dan juga podcast untuk pendidikan.

“Kami berharap kegiatan BAKTI Kominfo ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh bapak ibu guru peserta kegiatan Bimtek dengan memanfaatkan Platform untuk pendidikan juga dapat menjadi agen literasi digital pada sektor pendidikan,” ucap Erwin Pasande Kepala Dinas Pendidikan Sumba Timur. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES