Indonesia Positif

Workshop Peliputan Pemilukada 2024 Provinsi Bali, Dewan Pers Dorong Peranan Media

Kamis, 30 Mei 2024 - 19:59 | 8.40k
Gelaran workshop terkait peliputan pilkada oleh dewan pers dan penyelenggara pemilu di Bali. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)
Gelaran workshop terkait peliputan pilkada oleh dewan pers dan penyelenggara pemilu di Bali. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BALIDewan Pers hari ini mengajak sejumlah media untuk menjalankan perannya dalam memberikan edukasi melalui informasi yang proporsional tentang Pemilu dan Pilkada di Bali bersama penyelenggara Pemilu seperti KPU Bali, Bawaslu Bali, KPID dan Praktisi Lembaga Survey.

Ini disampaikan Anggota Dewan Pers, Asep Setiawan, dalam workshop peliputan pemilu/pilkada 2024 yang di gelar di Kuta, Bali, Kamis (30/5/2024).

"Dengan edukasi yang tersampaikan, maka diharapkan masyarakat dapat diajak untuk berperan serta mengawasi tahapan persiapan pelaksanaan,  penyelenggaraan, termasuk peserta pemilu dan pilkada," jabarnya.

Menurutnya, interaksi masyarakat dalam pemberitaan pemilu dan pilkada oleh Pers akan sangat membantu untuk melihat parameter tingkat kesuksesan persiapan pemilu dan pilkada.

"Melalui workshop ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas peliputan media cetak dan elektronik terhadap pemilu dan Pilkada serentak 2024," harapnya.

Asep menjabarkan bahwa Bali merupakan pusat pariwisata di Indonesia yang menjadi fokus perhatian dunia sehingga tanggung jawab media  dalam memberitakan dan membangun pers sangat vital.

"Media memiliki peranan strategis dalam pembangunan demokrasi khususnya yang dikukuhkan dalam Undang-undang dalam menjaga kebebasan pers dimana media sebagai pilar demokrasi," paparnya.

Asep berharap media di Bali dapat membuktikan karya jurnalistiknya dengan memberikan informasi yang dapat mengedukasi masyarakat dalam tahapan Pilkada nanti.

Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan dalam kesempatan tersebut sangat mengapresiasi peranan media dalam proses penyelenggaraan Pemilu di Bali.

"Kami merasa sangat terbantu dengan peranan pers dalam mensosialisasikan tahapan pemilu," ujarnya.

Untuk itu, dalam proses tahapan Pilkada, pihaknya berharap peranan media lebih intens agi dalam mensosialisasikannya terlebih ada 56 persen kaum milenial yang bakal berpartisipasi sebagai pemilih pemula.

Selain penyampaian materi, workshop ini juga menggelar diskusi bersama dewan pers terkait persoalan Pemilu dan bagaimana peranan pers dalam menghadapi setiap persoalan yang ada. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES