Ketahanan Informasi Universitas Islam Malang

FAI Unisma Malang Perkuat Karakter Mahasiswa melalui Kemitraan INOVASI Indonesia-Australia

Kamis, 24 November 2022 - 15:56 | 12.24k
FAI Unisma Malang Perkuat Karakter Mahasiswa melalui Kemitraan INOVASI Indonesia-Australia
(FOTO: AJP TIMES Indonesia)
FOKUS

Universitas Islam Malang

TIMESINDONESIA, MALANG – Tim Pengembang Modul Karakter Mahasiswa Fakultas Agama Islam Unisma Malang masih melanjutkan ikhtiarnya menyelesaikan modul penguatan karakter.

Hari ini adalah hari ketiga dalam rangkaian kegiatan workshop adaptasi modul karakter yang dilakukan di Amarta Hills Batu dengan didampingi Tim INOVASI Jawa Timur dan Tim Pengembang Modul dari UNAIR Surabaya.

Modul yang dikembangkan merupakan modul penguatan karakter yang berfokus pada penguatan keterampilan abad 21, karakter profil pelajar pancasila, dan nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama’ah (Aswaja).

Dalam kegiatan Workshop ini peserta dari Tim FAI Unisma, terdiri dari 7 orang tim pengembang modul karakter, 1 tim komunikasi, dan 1 tim monitoring evaluasi. Selama tiga hari penuh, peserta didampingi langsung oleh 3 Tim Pengembang Modul Karakter dari UNAIR Surabaya dan Tim INOVASI Jawa Timur, turut hadir pula dalam kegiatan workshop ini Manajer INOVASI Jawa Timur, Advisor INOVASI Kemenag RI-Kemdikbud RI, dan Dekan FAI Unisma.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

FAI-Unisma-mlg.jpg

Pada hari ketiga ini, peserta memaparkan hasil kerjanya sesuai pembagian masing-masing kelompok unit modul. Perlu diketahui bahwa, modul Penguatan Karakter Unggul yang akan diterapkan di FAI Unisma terdiri dari 3 Unit, Unit 1 tentang Profil Pelajar Pancasila berbasis Nilai-nilai Aswaja dan Keterampilan Abad 21. Pada Unit 2 tentang Pemetaan Karakter dan Pengembangan Ekosistem Positif. Unit 3 tentang Integrasi Karakter Unggul di Fakultas dan Perkuliahan.

Berdasarkan hasil pemaparan masing-masing kelompok, unit modul telah dilakukan adaptasi pada konteks implementasi di FAI Unisma. Dalam rangka menyempurnakan unit modul tersebut, masing-masing kelompok diberikan waktu pemaparan sekitar 90 menit termasuk review dan masukan dari peserta lain. 

Peserta satu dengan yang lain saling memberi masukan dan memperkuat koneksifitas antar unit modul, sehingga unit modul tampak sistematis dan siap untuk diimplementasikan. Penyempurnaan unit modul ini juga akan dilakukan melalui  rencana tindak lanjut setelah worskhop ini selesai.

Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini dilakukan pada sesi akhir kegiatan dan langsung dipimpin oleh Dr. Mutiara Sari Dewi, M.Pd selaku Koordinator Program Kemitraan FAI Unisma dengan INOVASI. Koordinator Program ditemani oleh Dr. Ika Ratih Sulistiani, M.Pd selaku presenter rencana tindak lanjut berdasarkan time line yang telah disusun. 

Dalam sesi rencana tindak lanjut, peserta juga diberikan pemaparan tentang cara kerja program kemitraan dengan INOVASI, sehingga peserta mendapat gambaran konkrit operasionalisasi program yang akan dilakukan.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

FAI-Unisma-Malang.jpg

Dalam sesi rencana tindak lanjut ini, Triyana Damayanti selaku Provincial MERL (Monitoring, Evaluation, Research, and Learning) Officer Inovasi Jatim memberi gambaran bahwa program ini akan dikawal melalaui Monitoring Evaluasi, Riset dan Pembelajaran yang akan mengawal mulai dari Input, Proses, dan Output, bahkan capaian keberhasilan perlu diukur dengan adanya Baseline dan Endline.

Selain itu, Dian Kusuma Dewi. M.M, selaku East Java INOVASI Communication Officer memberikan penguatan tentang ketercapaian program melalui tim komunikasi. Dian memaparkan bahwa peran tim komunikasi sebagai gerbang informasi dan mercusuar ketercapaian program kemitraan dengan INOVASI. Tim komunikasi berperan penting untuk mensinergikan berbagai pemangku kepentingan agar program berjalan sesuai target dan sasaran yang diinginkan.

Dari hasil diskusi rencana tindak lanjut, tim program FAI Unisma lebih mengkonkritkan timeline yang disusun. Tim melakukan breakdown kegiatan dengan rincian kegiatan mulai dari bentuk kegiatan, peserta yang terlibat, target kegiatan, serta penanggungjawab kegiatan yang lebih terorganisir dan tersistematisasi dengan baik. 

Harapannya, dengan adanya perencanaan yang dilakukan, kemitraan ini akan berjalan sesuai target yang diinginkan. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

KOPI TIMES