Olahraga

Maguwoharjo Soccer Field, Harapan Baru Pesepakbola Muda di Tengah Minimnya Infrastruktur

Rabu, 18 Januari 2023 - 21:50 | 36.83k
Maguwoharjo Soccer Field, lapangan mini football sintetis berstandar FIFA. (Foto: Tria Adha/TIMES Indonesia)
Maguwoharjo Soccer Field, lapangan mini football sintetis berstandar FIFA. (Foto: Tria Adha/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTAMaguwoharjo Soccer Field menjadi harapan baru bagi pesepakbola muda bertalenta di kota gudeg Yogyakarta. 

Pembangunan Maguwoharjo Soccer Field dibawah Pancoran Soccer Field (PSF) telah membuktikan konsistensinya memajukan sepakbola Indonesia. 

Advertisement

Lapangan mini football berstandart FIFA ini dibangun pada Oktober lalu di atas tanah seluas 2,7 hektar di Jalan Selokan Mataram, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta melalui pemberdayaan tanah masyarakat yang dikelola oleh desa. 

Maguwoharjo-Soccer-Field-2.jpgLapangan sintetis yang didatangkan langsung dari Vietnam jadi primadona Maguwoharjo Soccer Field. (Foto: Tria Adha/TIMES Indonesia)

Tak hanya lapangan mini football saja, pemilik fasilitas olahraga Pancoran Soccer Field atau PSF, Gede Widiade mengatakan nantinya juga akan dibangun lapangan sepakbola sintentis berstandar FIFA dengan kapasitas penonton 800 orang yang lengkap dengan fasilitas penunjang lainnya.

“Lapangan mini football ini nanti kita akan kita evaluasi selama tiga bulan, baru nanti spek kerjanya berubah atau tidak, setelah evaluasi kita akan bangun lapangan besar (sepakbola) dan tribun paling lambat 9 bulan setelah evaluasi,” ungkapnya di sela-sela lauching MSF pada Selasa (18/1/2023).

Lapangan mini football ini merupakan lapangan sintentis buatan Vietnam, dengan dilengkapi lampu 460 lux, sangat memungkinkan untuk bermain bola pada malam hari. 

Maguwoharjo-Soccer-Field-3.jpgGede Widiade didampingi calon ketum PSSI, AA Lanyalla Mahmud Mattalitti (kiri) tengah melihat alat untuk meratakan lapangan sintetis. (Foto: Tria Adha/TIMES Indonesia)

Selain itu ada fasilitas penunjang lainnya. Seperti dormitory untuk dua tim mini football, fasilitas ruang ganti, toilet, hingga meeting room juga akan melengkapi MSF. 

Sebelumnya, PSF telah memiliki fasilitas olahraga sepakbola mini football yang sama dengan yakni di Jakarta (2 lapangan), Bandung (1 lapangan), Cilacap (1 lapangan), Balikpapan (1 lapangan) dan Yogyakarta adalah kota keenam. 

“Targetnya nanti akan ada sepuluh lapangan ya, kita akan tambah lapangan di Bandung, Pekanbaru, Surabaya,” tambahnya. 

Infrastruktur Sepak Bola Indonesia Masih Minim

Gede Widiade yang juga merupakan Presiden Persiba Balikpapan dalam sambutannya membeberkan pentingnya infratruktur yang bagus untuk pembinaan pemain-pemain muda Indonesia. 

Maguwoharjo-Soccer-Field-4.jpgMaguwoharjo Soccer Field yang telah rampung dan siap untuk trial. (Foto: Tria Adha/TIMES Indonesia)

“Sebuah pembinaan tanpa infrastruktur yang sangat bagus itu tidak akan menghasilkan produk-produk yang sangat bagus. Timnas akan bagus apabila sebuah kompetisi itu dikelola dengan bagus, kompetisi bisa disupport oleh sumber daya manusia apabila pembinaan sumber daya manusia dari youth competition bisa berjalan. Pembinaan tidak bisa berjalan apabila kita tidak punya infrastruktur,” tegasnya. 

Gede menambahkan bahwa upaya ini merupakan satu implementasi keinginannya untuk membantu pemerintah merealisasikan mimpi Indonesia untuk mencetak pemain-pemain muda Indonesia.

“Harapan kami tidak muluk-muluk, fasilitas olahraga ini pasti akan bagi masyarakat banyak yang tidak mampu bersekolah secara formal tapi mempergunakan lapangan sepakbola menjadi kawah candradimuka,” tuturnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES